JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Gelar Popda, Pemkab Karanganyar Mencari Bibit Atlet Unggulan

Gelar Popda, Pemkab Karanganyar Mencari Bibit Atlet Unggulan

62
BAGIKAN
Dok. Diskominfo Karanganyar
Lepa s Balon—Bupati Karanganyar Juliyatmono melepas balon menjadi simbol dibukanya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Karanganyar tahun 2017 di lapangan Alun-alun Karanganyar pada Senin (13/3/2017) lalu.

KARANGANYAR-Pemkab Karanganyar terus mengembangkan potensi generasi muda khususnya pelajar. Berbagai program yang telah direalisasikan dan menjadi bukti konsistensi Pemkab. Salah satu program yakni, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), yang dihelat pada Senin-Jumat (13-17/3/2017) lalu.

Dalam kejuaraan itu, sebanyak 1.700 pelajar asal Bumi Intanpari berkompetisi di 15 cabang olahraga (cabor) dengan 105 nomor perlombaan. Para peserta merupakan siswa jenjang SD-SMA mewakili masing-masing kecamatan. Sedangkan tiap kontingen kecamatan terdiri 100 orang terdiri atlet, pelatih dan official.

Menurut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Popda digelar merupakan bagian dari pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan bagi pelajar. Di sisi lain, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berpikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat. “Digelarnya Popda 2017 ini merupakan ikhtiar Pemkab untuk meningkatkan dan memotivasi atlet-atlet agar berlatih dan berprestasi di event yang lebih tinggi,” terang Bupati.

Lebih lanjut, Yuli berharap Popda tidak sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi momentum mencari bibit unggul di bidang olahraga. Menurutnya paradigma keolahragaan harus dibangun bagaimana atlet-atlet pelajar mampu berprestasi mulai dari tingkat daerah dan nasional.

“Popda juga menjadi proses pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan secara terus menerus,” jelas dia.

Bupati menambahkan, tujuan digelarnya Popda juga menjadi sarana untuk mengukur pencapaian pembinaan prestasi olahraga atlet daerah. Selain itu menjadi momentum peningkatan gairah dan motivasi pelajar untuk berlatih dan berprestasi di ajang olahraga. “Popda juga menjadi sarana edukasi untuk memelihara dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Serta, menjadi ajang silaturahmi dan menjunjung tinggi sportivitas pelajar. Berolahraga menjadi bagian penting dalam kehidupan,” imbuh dia.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, menyatakan maksud dan tujuan diselenggarakannya Popda tingkat kabupaten adalah untuk memelihara dan melestarikan semangat keolahragaan yang berisikan kejujuran, kesetaraan dan sportifitas di kalangan atlet di satuan pendidikan. “Popda tahunan ini pasti memunculkan bibit baru atlet dari cabang olahraga yang dilombakan, dimotivasi, dibina dan agar dapat berprestasi lebih baik di kancah yang lebih tinggi. Harapannya, Karanganyar mendulang prestasi melalui anak-anak berbakatnya di bidang olahraga,” terang dia. Satria Utama