JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Jalan Kabupaten Mulus, Jalan Provinsi Amburadul

Jalan Kabupaten Mulus, Jalan Provinsi Amburadul

225
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
JAUH BERBEDA-Papan peringatan jalan provinsi rusak dipasang di sekitar Gunung Pegat, Kecamatan Nguntoronadi. Foto diambil beberapa waktu lalu

.WONOGIRI-Kondisi yang berseberangan dijumpai pada sektor infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Wonogiri. Di mana jalan yang masuk jalur kabupaten sangat mulus, sementara jalur provinsi rusak parah alias amburadul.

Tak ayal, kenyataan ini menjadi sorotan sejumlah pihak. Rata-rata meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng segera melakukan perbaikan jalan yang rusak.

Eri Erlina, warga Kecamatan Baturetno menegaskan jalur provinsi Ngadirojo-Baturetno saat ini sangat membahayakan. Kerusakan jalan sudah sangat parah hingga memicu kerap terjadinya kecelakaan pengguna jalan. Dia tidak ingin hal itu dibiarkan berlarut-larut yang berimbas pada kian banyaknya korban yang jatuh.

“Yang rusak itu jalur provinsi, Mas. Kalau jalur kabupaten halus mulus,” tegas Eri, Jumat (10/3/2017).

Warga lainnya, Irianingsih mengaku pernah menjadi korban jalur provinsi yang rusak. Mobil yang dikendarainya tersangkut gundukan tanah di tepi lubang tengah jalan. Padahal saat kejadian malam hari dan dalam keadaan hujan.

“Sangat takut, untung pengendara di belakang saya baik-baik, mereka menolong saya,” ujar dia sembari menyebut jalur provinsi rusak sudah lama berlangsung. Kendati demikian belum juga ada tindakan berarti yang diambil.

Anggota DPRD Wonogiri, Jati Waluyo menandaskan selain pengaruh musim hujan yang terus menerus terjadi serta banyaknya kendaraan berat yang melewati, kerusakan jalan diduga karena mutu aspal yang jelek serta pengerjaan yang asal-asalan.

Menurut Jati Waluyo, kerusakan parah jalan  terjadi di  Wonogiri sisi timur. Di antaranya Kecamatan Bulukerto, Kismantoro, Purwantoro, ruas jalan Baturetno-Wonogiri, Wonogiri-Pracimantoro serta Slogohimo. Sebagian besar merupakan jalan provinsi yang menjadi kewenangan Pemprov Jateng.

Bupati Joko Sutopo beberapa waktu lalu menyampaikan tahun ini Pemkab mendapat anggaran total Rp 300 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Sektor tersebut menjadi perhatian khusus lantaran termasuk dalam panca program pembangunan masa kepemimpinannya.

Terkait jalur provinsi yang rusak, hal itu sudah dikoordinasikan dengan Pemprov Jateng. Kerusakan tersebut dipicu cuaca ekstrem, juga lantaran kelembaban tanah yang tinggi hingga menjadikan aspal cepat rusak. Aris Arianto