Kecelakaan Maut Sragen, Dalam Sehari Tiga Nyawa Melayang

Kecelakaan Maut Sragen, Dalam Sehari Tiga Nyawa Melayang

12345
Ilustrasi

SRAGEN—Jalan raya di wilayah Sragen terus menelan korban jiwa. Dalam sehari, Jumat (17/3/2017), tiga nyawa melayang akibat kecelakaan maut yang terjadi di tiga lokasi berbeda. Tragisnya, dari tiga korban itu, dua di antaranya diketahui masih berstatus pelajar.

Informasi yang dihimpun Joglosemar, kecelakaan pertama terjadi pukul 07.15 WIB di jalan Sragen-Batujamus, tepatnya di Dukuh Bolorejo RT 11, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedawung.

Kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor Honda Supra X, Apri Anggi Setiaji (16) pelajar asal Dukuh Titis RT 11, Jenggrik, Kedawung yang menabrak kakek yang tengah menyeberang jalan.

Kakek bernama Wartono (70), warga Dukuh Randurejo RT 10, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang itu tewas dengan luka parah di bagian kepala. Meski sempat dilarikan ke RS Sarila Husada Sragen, nyawa kakek malang itu tak bisa diselamatkan.

Baca Juga :  Operasi Besar-besaran di LP Sragen, Empat Napi Positif Narkoba, Dua Kamar dan WC Ditemukan HP

Berdasarkan data di Mapolres, kecelakaan bermula ketika motor melaju dari arah selatan menuju ke Sragen.

Saat bersamaan, korban hendak menyeberang jalan dengan berjalan kaki. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. Kakek renta itu terlindas motor dan akhirnya meninggal dunia.

Kejadian kedua adalah kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Sragen, tepatnya di sekitar SMAN 1 Sragen. Seorang pelajar, Aldika Anggi Wahyu Saputro (16) tewas seketika setelah motor yang dikendarainya menabrak pohon turus jalan.

Pelajar asal Kampung Teguhan RT 5 RW II, Sragen Wetan itu sempat dilarikan ke RSUD dr Soehadi Prijonagoro Sragen. Sementara, satu kecelakaan maut terakhir terjadi di ruas jalur Sragen-Ngawi, tepatnya di daerah Tunjungan, Sambungmacan.

Baca Juga :  Hebat, Guru SMAN di Tepi Sawah Ini Ciptakan Teknologi Telur Asin Hanya 3 Jam. Antar Sragen Juara di Jateng

Seorang pelajar SMK asal Widodaren Lor, Widodaren, Ngawi, Jatim bernama Chandi Tamala Putra (17), tewas mengenaskan setelah tertabrak truk yang melaju dari arah berlawanan. Kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut sejumlah saksi mata, truk penabrak korban langsung kabur sesaat setelah kejadian. Korban tewas di lokasi kejadian, sedangkan motor yang dikendarainya juga rusak berat.

Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian-kejadian tersebut.

Sementara, Ketua Relawan PMI Sragen Endro menyampaikan, pihaknya bersama relawan langsung terjun membantu mengevakuasi korban sesaat setelah mendapat laporan.

“Yang korban kecelakaan tunggal menabrak pohon, baru saja diantar pulang ke rumah duka untuk dimakamkan,” terangnya.

Wardoyo

BAGIKAN