Kecewa Proyek Masjid RSUD, Ini Permintaan Bupati Sragen

Kecewa Proyek Masjid RSUD, Ini Permintaan Bupati Sragen

556
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto : Wardoyo

SRAGEN– Buruknya kualitas pekerjaan proyek pembangunan masjid RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen yang masih menyisakan beberapa kekurangan, membuat Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati angkat bicara.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu dengan tegas menyatakan CV Mahameru Konstruksi Sejahtera (MKS) selaku rekanan pelaksana, agar di-blacklist dari dunia perkonstruksian di Sragen.

Penegasan itu disampaikan Yuni saat ditemui usai menghadiri sebuah acara di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen, Minggu (19/3/2017).

Kepada Joglosemar, ia mengaku sudah meminta Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Sragen untuk mem-blacklist rekanan pelaksana proyek masjid RSUD.

Baca Juga :  Dinilai Hina Polisi, Pengunggah Postingan "Polisi Pekok" Bakal Diancam 12 Tahun Penjara

Sanksi itu diberikan menyusul hasil pengecekannya ke Masjid RSUD pekan lalu, yang memang mendapati banyak kekurangan. Kualitas bangunan tempat ibadah yang dialokasikan dengan anggaran Rp 1,539 miliar itu dinilai sangat jauh dari harapan.

“Saya enggak begitu paham konstruksi, tapi saya sudah bilang ke LPBJ bahwa kontraktor yang satu itu (pelaksana proyek Masjid RSUD) agar di-blacklist saja. Nggak usah dikasih kerjaan lagi. Karena sudah sangat memalukan. Kemarin pas saya ke sana, kubahnya saja sudah mau… (tidak dilanjutkan),” paparnya.

Baca Juga :  Prostitusi Kemukus Bangkit Lagi, Mayoritas Pemandu Karaoke Masih Muda

Menurutnya, sanksi itu juga didasarkan pertimbangkan adanya masukan dan laporan terkait rekam jejak rekanan itu yang selama ini kerap mengundang sorotan karena kualitas proyek-proyeknya banyak dikeluhkan.

Sanksi blacklist diharapkan menjadi pembelajaran bagi rekanan yang lain agar lebih bertanggung jawab dan mengedepankan kualitas mengingat proyek yang dikerjakan bersumber dari uang rakyat.

1
2
BAGIKAN