Begini Pandangan Ketua MUI Sragen Soal Menunda-Nunda Pernikahan

Begini Pandangan Ketua MUI Sragen Soal Menunda-Nunda Pernikahan

178
Minanul Aziz

SRAGEN- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sragen, Minanul Aziz menegaskan bahwa menyegerakan menikah (ijab qabul) bagi pasangan pria dan wanita yang sudah cocok dan terpenuhi syaratnya. Selain sudah diperintahkan agama, dengan segera menikah maka akan menghindarkan dari perbuatan yang dilarang agama maupun undang-undang.

“Nabi pernah mengatakan tergesa-gesa itu umumnya tidak baik. Kecuali untuk tiga hal. Yaitu menikah apabila telah menemukan jodohnya, membayar hutang dan menguburkan mayit,” paparnya Minggu (19/3/2017).

Baca Juga :  Usai Adipura dan Budhipraja, Kabupaten Sragen Raih Penghargaan Inagara

Minanul Aziz juga menguraikan bahwa semakin lama berpacaran antara laki-laki dan wanita yang bukan muhrim, maka akan makin mendekatkan pada perbuatan yang dilarang. Sebab, apabila ada laki-laki dan perempuan bukan muhrim berduaan, maka akan mengundang datangnya syaitan.

Baca Juga :  Siang Malam Terus Dipoles, Wajah Kampung Pelangi di Sragen Kini Makin Wow

“Kalau laki-laki dan perempuan bukan muhrim berduaan, yang ketiganya adalah syaitan,” jelasnya.

Atas dasar itulah ia juga sepakat dengan apa yang disampaikan Ajudan Wabup Sragen, Lukito Sunarwan Putro yang mengajak pasangan muda dan sudah cocok, untuk tidak menunda-nunda pernikahan. #Wardoyo

BAGIKAN