JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Misteri Mayat Pria Bertato di Masaran Akhirnya Terkuak. Ini Pemicu Kematiannya

Misteri Mayat Pria Bertato di Masaran Akhirnya Terkuak. Ini Pemicu Kematiannya

5066
Tim Polsek Masaran bersama PMI, dan tim gabungan saat mengevakuasi jasad pria bertato yang tewas di trotoar Masaran, Selasa (28/3/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Misteri penyebab kematian pria bertato gambar cewek yang tergeletak di trotoar Karangharjo, Karangmalang, Masaran, Selasa (28/3/2017) siang akhirnya terkuak. Pihak kepolisian memastikan pria paruh baya bernama Mariyo alias Marketun (53) itu dipastikan meninggal akibat penyakit dan bukan karena sebab lain.

Hal itu diketahui setelah polisi menemukan kartu identitas yang ada pada korban. Dugaan penyakit itu juga diperkuat dengan temuan kartu pengobatan yang dibawa korban.

“Dari sakunya kami temukan ada kartu identitas. Kami temukan juga kartu pengobatan. Makanya kesimpulannya kemungkinan korban memang dalam kondisi tidak sehat,” papar Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso melalui Kapolsek Masaran, AKP Mujiono, Rabu (29/3/2017).

AKP Mujiono menguraikan setelah mengetahui kartu identitas, pihaknya langsung menghubungi keluarga korban yang berada di Dukuh Karangrejo RT 3, Karanganyar.

Tak lama berselang, keluarga korban langsung datang menjemput jasad korban yang sudah dievakuasi ke RSUD Sragen. Karena hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan keluarga sudah menerima, jasad korban akhirnya dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan.

“Diduga memang sakit karena ada kartu tanda pengobatan. Korban punya anak istri. Dan kemarin istrinya juga mengatakan korban ini sempat depresi sehingga akhirnya menggelandang,” jelasnya.

Menurut Kepala Markas PMI Sragen, Dwi Purwanto melalui Ketua Tim Relawan, Endro, jasad korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB, di trotoar jalan raya Solo-Sragen wilayah Karangmalang, Masaran.

Jasad Marketun yang bikin gempar itu ditemukan kali pertama oleh Ngadiyo (55), pedagang yang mangkal di dekat lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, sekira pukul 08.00 WIB, ia datang untuk berjualan. Saat itu ia melihat korban sudah tergeletak dengan posisi mirip orang tidur. Karena hingga siang hari tak kunjung bangun, ia berinisiatif mengecek korban yang ternyata sudah meninggal.

“Ada tanda tato gambar cewek di dada sebelah kanan korban,” ujar Endro seusai evakuasi.(#Wardoyo)

BAGIKAN