Pernyataan Mengejutkan Yudi Suryata Setelah Resmi Dipecat Persis Solo

Pernyataan Mengejutkan Yudi Suryata Setelah Resmi Dipecat Persis Solo

3179
Grafis Pemain Persis Solo. Foto : Dok Joglosemar

SOLO – Mantan Pelatih Persis Solo, Yudi Suryata menganggap pemecatan dirinya sebagai pelatih sudah direncanakan sejak lama.

Hal itu dirasakannya karena kerap mendapat intervensi soal perekrutan pemain, pencoretan pemain hingga penetapan pemain inti saat uji coba.

Pernyataan tersebut diungkapkan Yudi Suryata saat ditemui wartawan di Mes Persis Solo, Senin (20/3/2017) siang. Yudi menyebut, sejak awal dirinya bertugas, manajemen tak memberikan dukungan total.

“Sudah lebih dari 40 tahun saya hidup di sepak bola. Jadi mendapat tekanan adalah hal lumrah. Tapi baru kali ini tekanan yang luar biasa justru datang dari internal,” ucap Yudi, Senin (20/3) siang.

Baca Juga :  Buntut Gaji Dua Bulan Tak Dibayar, Para Pemain Bersiap Tinggalkan Sragen United

“Saya juga sadar, sejak awal kehadiran saya memang tidak diinginkan orang-orang di jajaran manajemen. Mereka hanya cari-cari alasan saja untuk memecat saya,” tambahnya.

Sebelumnya, manajemen Persis Solo menggelar jumpa pers di kediaman Komisaris Utama Persis Solo, Sigid Haryo Wibisono di kawasan Pasar Kliwon, Solo, Senin (20/3) siang.

Manajer Persis Solo, Hari Purnomo membeberkan, keputusan pemecatan pelatih sudah menjadi kesepakatan manajemen, setelah mengadakan pertemuan dan evaluasi, pada Minggu (19/3) malam, yang dihadiri Bimo Putranto (CEO), Dedi M Lawe (Bendahara), Hari Purnomo (manajer), dan Langgeng Jatmiko (Sekretaris Jendral).

Baca Juga :  Pemain dan Official Sragen United Belum Terima Gaji Dua Bulan

“Intinya, kita sudah sepakat untuk memberhentikan tim pelatih. Hasil ini bukan hanya saat pertemuan kemarin, namun juga pertemuan seusai laga uji coba melawan PS. Mojokerto Putra lalu,” jelas Hari.

Hari menceritakan, selama ini banyak pemain yang megeluh kepada dirinya terkait tim pelatih. Bahkan, menurut keterangan Hari sejumlah pemain datang secara pribadi menyampaikan keluhan tersebut.

“Lebih dari 50 persen pemain mengeluhkan kepemimpinan tim pelatih. Hanya memprioritaskan pemain tertentu saja untuk dimainkan dalam uji coba,” klaim Hari.

Raditya Erwiyanto | Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN