Petinju Profesional Ini Bisnis Singkong Keju untuk Modal Masa Depan

Petinju Profesional Ini Bisnis Singkong Keju untuk Modal Masa Depan

211
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
ATLET BERDAGANG SINGKONG —Atlet tinju Ricky Manufu berpose di lapak kaki limanya di depan SD Pangudi Luhur St. Timotius Surakarta, Kamis (16/3/2017).

Kendati menjadi atlet profesional dan mengantongi banyak prestasi, petinju Ricky Johanes Manufoe (30) juga mempunyai pekerjaan sampingan di bidang kuliner. Ya sejak 10 tahun lalu ia memberanikan diri membuka usaha Singkong Keju Rote.

Bisnis kuliner yang dibangun dari nol ini dipersiapkan dirinya jika nanti kariernya sebagai petinju terhenti. Saat ini usaha kulinernya itu sudah bisa menjadi salah satu sumber nafkah selain dari profesi tinju yang digelutinya. “Ini untuk menyambung hidup saja, jadi tidak hanya mengandalkan dari tinju saja,” terangnya kepada Joglosemar, Kamis (16/3/2017).

Ricky sejak awal menyadari jika menjadi atlet di Indonesia belum bisa dijadikan pegangan untuk menghidupi keluarga. “Makanya harus punya usaha sampingan walaupun kecil namun itu untuk bekal dan modal ke depannya…Harusnya pemerintah bisa memikirkan kesejahteraan atlet-atlet di Indonesia,” imbuh warga Kratonan RT 04 RW V  Pasarkliwon ini.

Baca Juga :  Konflik Keraton Surakarta Belum Usai, Pengosongan Ternyata Tetap Dilakukan

Dari usahanya merintis bisnis, kini dirinya sudah punya tiga lokasi tetap berjualan yakni di Jalan Sugiopranoto sekitar SD Marsudirini yang buka dari pagi hingga siang, kawasan Pasar Legi yang buka sore hari dan halaman Stadion Manahan yang buka sat gelaran Sunday Market. Saat berjualan ia biasa ditemani sang isteri tercinta Donna Septiana Kurniasih. “Memang dari pagi sampai sore dan itu hampir tiap hari. Bagaimana pun itu harus di jalani dan tidak boleh mengeluh, apalagi sudah banyak pelanggan,” kata pria asli Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Ricky menceritakan dirinya tidak membutuhkan modal besar saat mengawali bisnisnya. Untuk gerobak dirinya mengaku mendapat pinjaman dari seorang kawan. “Dulu itu disuruh coba dan buat oleh saudara istri saat bawa singkong keju. Butuh waktu sekitar satu tahun untuk bisa menemukan rasa yang pas setelah beberapa kali mencoba,” kata mantan juara nasional tinju versi FTI ini.

Baca Juga :  Rusunawa Minapadi Batal Dibangun, Anggaran Dialihkan untuk Relokasi Bantaran Kali Anyar

Di awal usahanya, lanjut Ricky, dirinya pernah merasakan masa sulit. Pasalnya bukan untung justru rugi lantaran dagangan tidak laku. Kendati menggeluti bisnis kuliner dirinya tidak melupakan profesinya sebagai atlet. Latihan biasa dilakukan saat pagi sebelum berjualan atau malam usai berjualan. Dirinya juga mengaku biasa menutup lapaknya saat ada jadwal pertandingan. “April nanti mau tanding di China, jadi latihannya juga harus jalan. Ini tidak ada waktu khusus tapi tiap hari pasti latihan,” pungkasnya.

#Ari Welianto

 

BAGIKAN