Piala Soeratin 2017, Ini Persiapan Persis Junior Jelang Hadapi Persiwi Wonogiri

Piala Soeratin 2017, Ini Persiapan Persis Junior Jelang Hadapi Persiwi Wonogiri

159
Duel Persis Junior saat bersua Persebi Junior di Stadion Manahan Solo, Minggu (26/3/2017). Foto : Maksum NF

SOLO—Tim Persis Solo Junior tampaknya bakal melakukan rotasi saat melawan Persiwi Wonogiri Junior, di Stadion Manahan, Minggu (2/4/2017) mendatang.

Hal tersebut sebagai strategi pelatih dalam mengarungi pertandingan lanjutan babak penyisihan grup A Piala Soeratin 2017 zona Jateng.

“Mungkin ada sekitar satu sampai dua pemain yang akan saya rotasi, posisinya gelandang dan belakang,” ungkap Pelatih Persis Junior, Muhammad Nurhadi El Hamid kepada Joglosemar, Kamis (30/3/2017).

Pelatih yang akrab disapa Memet ini menjabarkan, salah satu alasan dilakukannya rotasi pemain untuk pertandingan kedua mendatang tak lain sebagai bentuk persiapan menjalani laga tandang pertama.

Baca Juga :  Peluang Persis Junior Kembali Terbuka

Usai menjamu Persiwi Junior, Persis Junior memang dijadwalkan untuk melakoni laga away ke markas Persiharjo Sukoharjo Junior.

“Jadi bulan lantas kami meremehkan atau apa. Namun ini bagian dari strategi yang memang sengaja kami persiapkan untuk pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

Melawan tim muda asal Kota Gaplek tersebut, Persis Junior tetap membidik kemenangan. “Bagi saya partai kandang harus meraih kemenangan, itu sudah harga mati,” tegasnya.

Bagi Persis, laga ini menjadi pertandingan kedua. Sementara untuk Persiwi, sebelumnya sudah menelan satu kekalahan lawan Persiharjo Sukoharjo Junior, 0-4 dan imbang lawan Persebi Boyolali Junior, 0-0.

Memet menilai, setelah pertandingan perdana timnya menghadapi Persebi Boyolali Junior, akhir pekan kemarin, tetap ada sejumlah hal yang harus dievaluasi, meskipun dari hasil pertandingan cukup memuaskan dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Baca Juga :  Piala Soeratin 2017, Persis Junior Incar Gol Cepat

Salah satu yang masih jadi fokus perhatian pelatih yakni terkait kondisi kebugaran Marsudi Sigit dan kawan-kawan yang masih harus dibenahi.

“Evalusi saat pertandingan perdana kemarin, fisik anak-anak jelang berakhirnya babak kedua terlihat sangat menurun. Berbeda saat berakhirnya babak pertama, fisik mereka masih terlihat bagus. Makanya, di sisa waktu yang ada ini saya fokus pada daya tahan tubuh pemain,” katanya.

Raditya Erwiyanto

BAGIKAN