JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Wisuda PT AUB Surakarta, Sarjana Tak Boleh Cuma Bermodal Ijazah

Wisuda PT AUB Surakarta, Sarjana Tak Boleh Cuma Bermodal Ijazah

111
BAGIKAN
Joglosemar | Maksum Nur Fauzan
WISUDA AUB—Wisudawan mengikuti kirab menjelang acara wisuda Sabtu (18/3) di AUB Solo.

SOLO- Tantangan dunia kerja dan pengabdian bagi lulusan Perguruan Tinggi semakin meningkat. Untuk itu, para sarjana tidak hanya mengandalkan ijazah yang dimiliki, namun dituntut lebih mampu mempraktekkan keterampilan yang dimiliki.

Demikian disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa (STIE AUB) Surakarta, Dr Agus Utomo dalam sambutan pada Upacara Wisuda semester gasal tahun akademik 2016/2017 yang berlangsung, Sabtu (18/3/2017)  di Gedung Garuda Graha kampus setempat.

“Selama di kampus, mengikuti proses belajar di program-program studi yang berbeda dan menekuni bidang-bidang Iptek yang berbeda. Tetapi dibalik perbedaan tersebut, para mahasiswa dan akademisi diikat oleh prinsip pemersatu, yakni prinsip menjunjung tinggi kebenaran,” kata Agus.

Selain itu, Agus juga menyampaikan bahwa setelah diwisuda, para lulusan ini menjadi alumni. Alumni berperan penting dan memiliki posisi tawar yang unik dan strategis, karena meskipun tidak lagi terlibat dan aktif dalam proses pendidikan dan kemahasiswaan di kampus, namun pengalaman selama menjadi mahasiswa dengan ikatan batin dan rasa memiliki yang kuat terhadap almamaternya, dapat menghasilkan dan menawarkan berbagai konsep, ide, pemikiran, inspirasi, saran, masukan dan kritik membangun yang hanya bisa diberikan oleh orang-orang yang berada di posisi mereka.

Menurut Agus, alumni berperan besar dalam pemberdayaan dan penciptaan peluang usaha, kerja dan magang, peluang beasiswa serta distribusi berbagai macam informasi dan komunikasi yang penting mengenai dunia pendidikan dan kerja.

“Untuk itu alumni dituntut untuk mengembangkan kompetensi. Kompetensi yang saudara miliki akan mengenalkan kepada masyarakat kehebatan para lulusan,” ujarnya.

Hal sama juga disampaikan Ketua Yayasan Karya Dharma Pancasila (YKDP) Surakarta yang menaungi  PT AUB Surakarta, Dr Anggoro Panji Nugroho. Menurutnya, PT harus melahirkan lulusan yang berilmu dan beradab dengan didukung kompetensi yang memadai melalui capaian pembelajaran. Anggoro mengajak semua unsur untuk tidak takut  bersaing, dan harus yakin mampu memenangkan persaingan melalui penguasaan teknologi yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, PT AUB Surakarta yaitu STIE AUB Surakarta dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AUB Surakarta mewisuda sebanyak 468 lulusan. Dari 468 wisudawan yang diwisuda, 433 di antaranya merupakan lulusan dari STIE AUB Surakarta dengan rincian dari S2 Magister Manajemen 98 orang, S1 Manajemen 179 orang, S1 Akuntansi 100 orang, D3 Keuangan dan Perbankan 22 orang, D3 Manajemen Informatika 3 orang dan D3 Akuntansi 31 orang. Lalu dari STMIK AUB Surakarta terdapat 35 wisudawan yang berasal dari S1 Sistem Informasi 25 orang, S1 Sistem Komputer delapan  orang dan D3 Teknik Komputer 2 orang. Dwi Hastuti