Diresmikan Presiden Jokowi 20 Mei, Masuk Museum Keris Sebulan Gratis

Diresmikan Presiden Jokowi 20 Mei, Masuk Museum Keris Sebulan Gratis

134
Joglosemar|Maksum Nur Fauzan
DIORAMA MUSEUM KERIS–Salah satu sudut diorama di Museum Keris Solo.

SOLO – Pemkot Surakarta menetapkan retribusi masuk Museum Keris sebesar Rp 6.000/ orang. Hanya saja, Pemkot membuat kebijakan untuk menggratiskan retribusi masuk museum itu selama sebulan pasca-diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rencana, Museum Keris diresmikan orang nomor satu di Republik ini pada 20 Mei mendatang. Hingga saat ini, pihak Unit Pengelola Teknis (UPT) Museum sedang mengebut perbaikan hingga persiapan jelang peresmian.

Kepala UPT Museum Surakarta, Bambang MBS mengungkapkan patokan Rp 6.000/ orang untuk retribusi masuk berdasarkan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Retribusi Daerah. Nilai tersebut berlaku bagi semua umur.

“Sudah ditetapkan retribusi masuk museum sebesar Rp 6.000/ orang. Ini berlaku saat Museum Keris sudah dibuka untuk umum. Jadi, anak-anak, dewasa, dan orangtua wajib membayar retribusi sebesar Rp 6.000/ orang jika ingin melihat koleksi dan seluk beluk keris di Indonesia,” terang Bambang saat menerima Pimpinan DPRD Surakarta yang melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (11/4/2017).

Baca Juga :  Heroik, Upacara di Sungai Hingga di Atas tumpukan Sampah!
Joglosemar|Maksum Nur Fauzan
meninjau museum keris–Presiden Joko Widodo didampingi Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo keluar ruangan usai melakukan peninjauan di Museum Keris, Sabtu (8/4).

Hanya saja, realisasi penerapan retribusi masuk Museum Keris itu agaknya harus ditunda. “Satu bulan pertama kita gratiskan. Kami tidak menargetkan berapa pengunjung museum, hanya harapan kami ya sebanyak-banyaknya. Apalagi, kita sudah menyiapkan enam guide untuk melayani pengunjung,” terangnya.

Enam orang itu pun juga dipersiapkan untuk pengunjung yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Di mana, ada guide yang mampu berbahasa Perancis dan Inggris. “Kami akan menerima pengunjung mulai jam 09.00 pagi hingga 16.00 sore setiap harinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Kusuma Sahid Prince Hotel Solo Gelar General Staf Meeting

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Surakarta, Umar Hasyim mengaku optimistis persiapan peresmian museum bisa dimaksimalkan. Pasalnya, masih ada kurun waktu sebulan lebih.

“Kami kira persiapannya sudah bagus tapi masih ada beberapa catatan. Di antaranya ada sela ketinggian antara lift dan basement. Kalau itu tidak diubah, maka kami khawatir pengunjung akan terjatuh,” ujar Umar di sela-sela sidak.

#Murniati

BAGIKAN