Dua Senjata Laras Panjang Siaga di Gerbang Mapolres Klaten

Dua Senjata Laras Panjang Siaga di Gerbang Mapolres Klaten

739
Polres Klaten memperketat pengamanan, Selasa (11/4) kemarin. Foto : Dok Humas Polres Klaten

KLATEN—Mengantisipasi adanya aksi teror terhadap anggota polisi, jajaran Polres memperketat pengamanan. Gerbang utama keluar masuk pengunjung ke Mapolres Klaten dijaga enam polisi.

Dua polisi di antaranya membawa senjata laras panjang. Para petugas mengecek barang bawaan dan kendaraan masuk.

Setiap pengunjung juga harus menukarkan kartu identitasnya dengan kartu pengenal di pos jaga yang berada di sisi timur gerbang.

Pengamanan tersebut untuk mengantisipasi aksi teror yang menyasar anggota polisi seperti di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan Banyumas, Jawa Tengah.

Baca Juga :  Operasi Bina Kusuma Candi 2017, Polres Klaten Razia Anak Punk

“Itu sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kami, sejak dulu sudah diterapkan. Tapi dengan melihat situasi seperti ini, pengamanan lebih ditingkatkan,” kata Kapolres Klaten, AKBP Muhammad Darwis, Selasa (11/4/2017).

Selain meningkatkan pengamanan di lingkungan Mapolres, pihaknya juga mewanti-wanti setiap anggota untuk selalu waspada dan tidak berpatroli sendirian.

Baca Juga :  Pejabat Dinas Pendidikan Klaten Disebut Jadi Aktor Intelektual Penangkapan Sri Hartini

“Patroli keamanan minimal dua personel. Begitu juga dengan pengamanan kegiatan masyarakat, jangan sendirian,” kata AKBP Darwis.

Sementara itu, untuk mengantisipasi pergerakan anggota jaringan teroris, Polres Klaten juga meningkatkan razia di sejumlah titik di sepanjang Jalan Raya Solo-Jogja.

“Razia itu demi menjaga keamanan masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan terorisme,” kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhytiawarman Gautama.

Dani Prima

BAGIKAN