JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Giliran Tetangga Sri Hartini Diperiksa KPK, Pemanggilan Hanya via Telepon

Giliran Tetangga Sri Hartini Diperiksa KPK, Pemanggilan Hanya via Telepon

240
Sebelum mendatangi komplek Pemkab Klaten, petugas KPK lebih dulu mendatangi rumah dinas Bupati Klaten, Minggu (1/1/2017) siang hingga malam. Foto : Dani Prima

KLATEN—Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kembali mengelar pemeriksaan sejumlah saksi di Aula Satya Haprabu Mapolres Klaten, Selasa (4/4/2017).

Sekitar 15 saksi diperiksa penyidik KPK mulai pukul 10.00 WIB. Uniknya belasan saksi ini dipanggil KPK bukan melalui surat resmi melainkan hanya melalui telepon.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teloyo, Jiman. Tetangga tersangka kasus jual beli jabatan Sri Hartini (Bupati Klaten Nonaktif) ini mengaku baru pertama kali dipanggil KPK.

Panggilan dari penyidik KPK itu disampaikan tetangganya yang bernama Ana, pada Senin (3/4/2017) malam.

Menurutnya, Ana mendapat telepon dari KPK dan diminta menemui dirinya untuk menyampaikan panggilan pemeriksaan di Mapolres Klaten tersebut.

“Sekitar pukul 23.00 WIB saya diberitahukan oleh Mbak Ana, kalau saya dipanggil KPK ke Polres (Klaten),” tutur Jiman.

Jiman mengaku dipanggil KPK sebagai ketua BPD Teloyo. Sebelumnya Jiman adalah wakil ketua BPD Teloyo.

Namun karena ketua BPD Teloyo dan empat anggota BPD Teloyo sudah mengundurkan diri beberapa waktu lalu, maka dirinya yang dipanggil oleh KPK. “Saya tidak tahu mau ditanyai apa oleh KPK nanti,” ujarnya.

KPK juga memanggil beberapa pejabat eselon II, di antaranya Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten Bambang Sigit Sinugroho dan Kepala DPKKAD Klaten, Sunarno.

Selain itu, ajudan Sri Hartini yakni Nina Puspitarini, beberapa kades dan pihak swasta juga dipanggil oleh penyidik KPK.

Kepala DPKKAD Klaten Sunarno saat hendak menemui penyidik KPK mengatakan, dirinya dipanggil penyidik KPK terkait bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) dan mekanisme penyaluran dana dari APBD Klaten Tahun Anggaran (TA) 2016 dan 2017.

1
2
BAGIKAN