JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Hadapi Kuwait di Manahan, Indonesia Tak Ingin Tersingkir dari Grup II

Hadapi Kuwait di Manahan, Indonesia Tak Ingin Tersingkir dari Grup II

82
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
INDONESIA MENANG – Petenis Indonesia, Christopher Rungkat yang berpasangan dengan Sunu Wahyu Trijati mengembalikan bola ke arah lawan mereka petenis Sri Lanka dalam turnamen tenis Davis Cup BNP Paribas di Lapangan Tenis Manahan, Solo, Sabtu (16/7). Pasangan ganda putra Indonesia menang 6-2, 6-3 dan 6-0.

SOLO—Kemenangan wajib diraih tim Davis Indonesia saat menghadapi Kuwait dalam babak play off Piala Davis zona Asia Oseania Grup II, yang akan dilangsungkan di lapangan tenis Manahan, Solo, Jumat-Minggu (7-9/4/2017).

Pasalnya, jika gagal menaklukkan tim Kuwait, maka Indonesia akan tersingkir dari Grup II.

“Kalau target, tentu kita inginnya mendapatkan hasil terbaik, yakni memenangkan pertandingan,” jelas Kapten Tim Davis Indonesia, Adrian Raturandang, saat konferensi pers di The Sunan Hotel, Selasa (4/4/2017).

Langkah Indonesia semakin berat, setelah salah satu petenis andalannya, David Agung Susanto, harus absen karena sedang dibekap cedera.

Tak hanya itu, dari catatan hasil pertemuan kedua tim, Kuwait lebih unggul. Dari tiga pertemuan, Kuwait unggul 2-1 atas Indonesia.

“Kami terakhir kali bertemu Kuwait pada tahun 2009. Juga di Solo. Waktu itu kita berhasil meraih kemenangan,” lanjut Adrian.

Meski demikian, Adrian menegaskan jika pihaknya belum lempar handuk. Ia tetap optimistis tim tenis Indonesia akan mampu memberikan hasil terbaik.

Di babak play off tersebut, tim Merah Putih akan diperkuat Christoper Rungkat, Anthony Susanto, Aditya Hari Sasongko, dan Sunu Tri Jati.

Senada dengan sang kapten, para petenis Indonesia juga menyatakan kesiapannya menghadapi Kuwait yang juga akan menurunkan petenis terbaiknya, yakni Mohammad Ghareeb, Abdullah Maqdes, Abdul Hamid Mubarrak, dan Abdul Rahman Alwaladi.

“Saya sangat siap bertanding. Tahun ini jadi penampilan kedua saya di Davis Cup. Semoga bisa tampil maksimal,” harap Anthony.

Terpisah, tim tenis Kuwait menyatakan bakal mewaspadai setiap petenis Indonesia. Pasalnya, tim Indonesia lebih diuntungkan sebagai tuan rumah dan bermain di hadapan pendukungnya.

“Kami lihat tim tenis Indonesia cukup bagus. Kami akan tetap mewaspadai mereka. Kami juga perlu beradaptasi dengan perbedaan cuaca antara Kuwait dengan Indonesia. Ternyata di sini cuacanya cukup panas,” ungkap Kapten Tim Davis Kuwait Adel Al Shatti.

Raditya Erwiyanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here