Kunjungi Sragen, Menpora Minta BUMN dan Swasta Dilibatkan Bangun Stadion

Kunjungi Sragen, Menpora Minta BUMN dan Swasta Dilibatkan Bangun Stadion

2002
Menpora, Imam Nahrawi didampingi BUpati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama jajaran Muspida Sragen saat mendengarkan paparan rencana pembangunan Stadion Sukowati Sragen, Jumat (14/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mendukung rencana Pemkab Sragen untuk membangun Stadion olahraga atau sport center baru. Penegasan itu disampaikan Imam saat berkunjung dan mengecek lokasi stadion baru di Sragen, Jumat (14/4).

Ia mengatakan untuk stadion baru di Sragen, Kemenpora memang tidak bisa mengalokasikan dana di 2017. Sebab dari Rp 2,7 triliun anggaran Kemenproa tahun ini, hanya Rp 200 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan sarana prasarana olahraga dan sudah terbagi-bagi ke beberapa daerah. Karenanya, ia mengisyaratkan, alokasi untuk stadion Sragen dimungkinkan baru diusulkan di 2018 sembari mencari alternatif sumber dana lain.

“Ini (stadion baru) harus jadi prioritas untuk memajukan olahraga di Sragen. Tapi untuk 2017 jelas nggak mungkin selain dananya sudah habis, waktunya juga nggak bisa. Nanti 2018 kita akan usahakan. Tapi kan dana kita terbatas, makanya opsinya nanti kita usahakan ada BUMN atau dana CSR. Katakanlah ada Stadion Petrokimia,” paparnya.

Baca Juga :  Tersulut Dendam, Warga Sragen Nekat Bakar Rumah Tetangganya Sendiri

Namun ia mengingatkan semangat membangun stadion baru itu hendaknya juga diimbangi dengan maintenance atau perawatan ketika sudah terealisasi. Sebab selama ini banyak stadion di beberapa daerah yang dibangun dengan dana besar namun berakhir mangkrak setelah event berlalu.

Seperti Stadion untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau dan Kaltim yang kini bernasib tak terawat. “Jangan sampai stadion berkapasitas 90.000 dibangun dengan dana besar, sekarang rumputnya ngalahin rumput gajah,” terangnya.

Sementara, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan stadion baru sangat dibutuhkan di Sragen mengingat saat ini Sragen belum ada stadion yang representatif. Padahal, saat ini ada dua klub sepakbola di Sragen yakni Sragen United dan PSISra.

Baca Juga :  Narkoba Mulai Rambah Kalangan Elite Sragen, Polisi Bidik Oknum DPRD

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR), Marija dalam paparannya menyampaikan stadion yang diberi nama Stadion Sukowati itu direncanakan dibangun di Plumbungan, Karangmalang dengan luas lahan yang disediakan 5,8 hektare. Stadion baru itu didesain untuk kapasitas 40.000 penonton. Saat ini desain stadion sudah selesai dan diharapkan bisa terbangun di 2018.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion itu diperkirakan sebesar Rp 95 miliar yang meliputi Rp 10 miliar untuk persiapan pematangan lahan, Rp 65 miliar untuk pekerjaan stadion, Rp 15 miliar untuk halaman dan taman serta Rp 5 miliar untuk tempat parkir. Wardoyo

BAGIKAN