Lima Bangunan di Manahan Dibongkar, Warga Nilai Sosialisasi Mendadak

Lima Bangunan di Manahan Dibongkar, Warga Nilai Sosialisasi Mendadak

44
Bangunan yang terpaksa dibongkar karena terdampak proyek pembangunan embung karet Tirtonadi. Foto : Kukuh Subekti

SOLO – Lima bangunan di wilayah Kelurahan Manahan yang terdampak proyek pembangunan embung karet Tirtonadi dibongkar. Proses pembongkaran ini menuai reaksi dari warga lantaran sosialisasi dinilai mendadak.

Sekretaris Paguyuban Warga Gondang Wetan, Tumino menjelaskan waktu pembongkaran pada Rabu (5/4/2017) tidak diketahui pemilik rumah.

Dia pun menyesalkan penggunaan alat berat sebagai alat bongkar. Pasalnya dia dan warga berencana menggunakan sejumlah bahan material tersebut jika kelak memiliki lahan.

“Dulu kita sepakat bahwa pembongkaran dilakukan tidak memakai alat berat tapi gotong royong,” ungkap Tumino.

Baca Juga :  Ponpes Budi Utomo Dapat Kunjungan Kapolresta Surakarta

Dia menilai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) telah menyalahi kesepakatan yang telah dibuat pada Februari silam. Terutama berkaitan dengan mekanisme pembongkaran.

“Pembongkaran dilakukan semaunya tanpa sepengetahuan warga. Pada intinya etika yang dipakai itu tidak ada kita menyayangkan hal tersebut,” kata Tumino.

Tumino menjelaskan dia bersama warga setempat sama sekali tidak berkeberatan dengan rencana pembongkaran. Namun dia berharap ada pola komunikasi yang baik.

Baca Juga :  PMI Surakarta Segera Bangun Griya Ceria untuk Anak Telantar

Selaku pengurus paguyuban warga dia berharap Pemkot bersedia duduk bersama membahas permasalahan yang ada.

Sementara itu Tim Pendamping Warga Gondang Wetan, Darwis Prasetyo mengatakan sebelum dilaksanakan pembongkaran warga hanya menerima surat pemberitahuan yang dititipkan kepada pihak kontraktor.

DPU PR Surakarta menitipkan surat pemberitahuan kepada kontraktor PT Indec Internusa.

Surat dari DPU Surakarta tertanggal Jumat (31/3/2017) dan baru diterima warga Senin (3/4/2017) sore. Sementara waktu pembongkaran dilaksanakan Rabu (5/4/2017).

Kukuh Subekti

BAGIKAN