JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Lima Peserta UNBK SMA di Sukoharjo Mengundurkan Diri

Lima Peserta UNBK SMA di Sukoharjo Mengundurkan Diri

92
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
SIAP KERJAKAN UNBK -Siswa SMAN 3 Sukoharjo sedang khusyuk berdoa sebelum mengerjakan UNBK di hari pertama, Senin (10/4).

SUKOHARJO—Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMA, telah dimulai sejak Senin (10/4/2017). Tahun ini, tercatat ada empat siswa peserta UNBK yang mengajukan izin, serta lima siswa mengundurkan diri.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Sukoharjo, Sukamto mengatakan, laporan tersebut ia terima seusai ujian hari pertama digelar pada sesi kedua.

Ia merincikan, ada tiga siswa yang izin sakit berasal dari SMAN Bulu, SMA Veteran, dan MA PBNI Assalam. Sementara, satu siswa izin ke luar negeri berasal dari SMA Al Firdaus.

“Bagi siswa yang izin nantinya akan diberi waktu untuk melakukan ujian susulan pada 18-19 April mendatang,” terangnya, Selasa (11/4).

Sukamto juga menyebut ada lima siswa yang mengundurkan diri. Namun untuk keterangan dan alasan pengunduran diri para siswa tersebut, pihaknya tidak mau memberikan komentar dengan dalih hal tersebut bersifat pribadi.

Sementara untuk lokasi ujian susulan, masih menunggu koordinasi selanjutnya. “Kalau untuk tahun lalu ujian susulan dilaksanakan di SMAN 1 Sukoharjo, tahun ini kami belum tahu,” imbuhnya.

Sementara untuk kendala teknis seperti gangguan server ataupun listrik, Sukamto mengaku tidak ada. Artinya, hingga berlangsungnya UNBK SMA hari kedua, semua berjalan aman dan lancar. Pihaknya telah mengimbau setiap sekolah untuk melakukan antisipasi seperti menyiapkan genset dan server cadangan sebagai antisipasi.

“Terdapat 4.440 siswa dari 33 SMA/MA di Sukoharjo yang mengikuti UNBK. Kami tidak mau mereka menjadi korban dan kesusahan saat mengerjakan UNBK hanya karena kendala teknis,”terangnya.

Sementara untuk memenuhi sarana dan prasarana, pihak sekolah yang mengalami kekurangan unit komputer meminjam peralatan dari siswa dengan tanda tangan izin dari orang tua.

Seperti SMA Kartasura sebanyak 70 komputer, SMA Bulu sekitar 20 komputer, dan SMA Weru sekitar 20 komputer.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN