JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Mengharukan. Sempat Selamat, Ibu yang Terseret Kereta Api Akhirnya..

Mengharukan. Sempat Selamat, Ibu yang Terseret Kereta Api Akhirnya..

1439
BAGIKAN
Kondisi kecelakaan di lintasan kereta api di Gemolong beberapa waktu lalu. Joglosemar/wardoyo

SRAGEN- Ibu paruh baya yang tertabrak dan terseret kereta di perlintasan tanpa palang Dukuh Ngembat Padas,Gemolong, Rabu (29/3/2027) lalu, akhirnya meninggal dunia. Wanita bernama Parsiyem (55) asal Dukuh Gumuk Rejo RT 11/2, Klewor, Kemusu, Boyolali itu mengembuskan nafas terakhir meski sempat berhasil melewati masa kritis.

Korban meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUI Yakssi
Gemolong sehari. Ia meninggal malam hari setelah kejadian karena mengalami luka pendarahan di kepalanya. Kematian korban disampaikan Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji, Jumat (31/3/2017).

“Iya benar. Korban akhirnya tidak terselamatkan. Memang sempat hidup
dan dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia,” paparnya kemarin.

Korban yang tertabrak kereta barang dengan nomor loko KA 2704 jurusan
Semarang-Solo yang dimasinisi Septian Aji itu, meninggal Rabu malam juga di rumah sakit yang sama. Menurut Sudarmaji, korban memang tidak
sempat dirujuk ke rumah sakit di Solo lantaran pihak keluarga memang
sudah pasrah dengan kondisinya yang sudah tipis harapan.

“Belum sempat dirujuk ke Solo. Tapi sempat dirawat di rumah sakit
Gemolong,” terangnya.

Jenasah korban kemudian diserahkan kepada pihak kerabat untuk dimakamkan di kampung halamannya di Boyolali. Korban tertabrak dan terseret kereta api saat mengendarai sepeda motor Suzuki Nex K 4979 WJ dan melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dukuh
Ngembatpadas, Gemolong, Rabu (29/3/2017) pukul 11.39 WIB.

Diduga korban kurang konsentrasi saat menyeberang. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Kereta besi itu menghantam motor korban hingga terpental. Meski sempat terseret,
korban saat kejadian masih bisa selamat. Ia mengalami luka sobek bagian kepala atas, sobek paha kanan, pelipis kanan dan kiri serta patah tangan
kanan. (#Wardoyo)