Mengintip Aktivitas Pengamen “Profesional” di Rumah Makan, Paling Senang Jika Ada yang...

Mengintip Aktivitas Pengamen “Profesional” di Rumah Makan, Paling Senang Jika Ada yang Ikut Nyanyi

51
Pengamen di Timlo Sastro. Foto : Dok Joglosemar

Bambang bersama tiga temannya tak juga hengkang dari Rumah Makan (RM) Bakso Kadipolo meski makanan mereka telah tandas. Mendengarkan live music keroncong membuatnya betah duduk berlama-lama.

Petikan ukulele bersanding dengan petikan cello berpadu menjadi alunan musik yang indah. Klimaksnya ketika vokal masuk, terbuailah para pendengar setia musik keroncong tersebut.

Sudah sejak tiga jam yang lalu mereka duduk di sana, namun tidak tampak mereka akan segera beranjak. Bambang mengaku bahwa mereka sengaja datang ke sana karena musik keroncong tersebut.

“Saya memang suka musik keroncong. Lebih nyantai dan nyaman saja makan sambil mendengarkan musik, daripada datang makan kenyang pulang,” tambahnya sambil tersenyum.

Baca Juga :  Walikota Bakal Terbitkan Surat Edaran Area Bebas Rokok

Grup berisi lima orang itu tengah mendendangkan sebuah lagu dari Ebit G Ade yang berjudul Berita kepada Kawan. Penghayatan mereka terhadap lagu tak perlu diragukan, pendengar akan tahu bahwa mereka menyanyi dari hati.

Salah satu anggota grup, Harjoko mengenalkan teman seperjuangannya. “Saya Harjoko, kemudian dia Hartoyo, Hantono dan Haryosi. Ada satu lagi Hari, tapi izin karena ada keperluan. Kami sekumpulan orang dengan awalan nama ‘Ha’,” candanya saat ditemui Joglosemar Kamis (30/3/2017) siang.

Grup Keroncong ini sudah mulai menghibur di rumah makan tersebut sejak lima tahun lalu. Adanya tawaran dari salah satu staf untuk perform secara langsung disambut mereka dengan tangan terbuka.

Baca Juga :  Bintang Karaoke 2017 di Harmet Festival, Peserta Luar Kota Unjuk Kebolehan

“Kami ini memang hobinya nyanyi keroncong. Kemudian kalau nyanyian kami didengarkan orang dan mereka senang, kami juga ikut senang. Makin senang juga kalau mereka mengapresiasi dengan mengisi kotak,” canda Bambang lagi.

Meski mereka pengamen, Bambang menyebutkan bahwa mereka bukan pengamen yang asal jrang-jreng. “Kami ini sangat senang kalau pengunjung menikmati, apalagi jika mereka juga bergabung dan menyanyi bersama kami. Baru saja Pong Harjatmo juga ikut nyanyi,” ungkapnya bahagia.

1
2
3
BAGIKAN