Pembongkaran Pagar Keraton Kasunanan Disebut Sudah Sesuai Aturan, Begini Penjelasan Tim Lima

Pembongkaran Pagar Keraton Kasunanan Disebut Sudah Sesuai Aturan, Begini Penjelasan Tim Lima

127
Joglosemar|MAksum Nur Fauzan
BERJAGA–Edi Wirabumi tertunduk saat menunggu pembukaan pembatas di Keraton Surakarta, Minggu (2/4).

SOLO – Tim Lima atau Satgas Panca Narendra bentukan Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi memastikan jika pembongkaran pagar pembatas di area dalam Keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (2/4/2017) telah sesuai aturan.

Hal ini diutarakan dalam jumpa pers di kediaman PB XIII, Sasana Narendra, Senin (3/4/2017). Acara ini dihadiri KGPHPA Tedjowulan, GPH Benowo, GPH Suryo Wicaksono, KPAA Condrokusumo Suro Agul-Agul alias Begug Poernomosidi, dan kerabat lain.

“Pembongkaran ini tidak asal dilakukan tapi atas pertimbangan minta petunjuk Kapolresta, Cagar Budaya. Itu boleh dibongkar dan tidak menyalahi aturan dan itu rumah sendiri. Itu yang membuka kita sendiri, yakni saya, KGPH Tedjowulan, GPH Suryo Wicaksono dan GPH Dipokusumo jadi tidak ada aparat ataupun sentono dalem,” kata Ketua Satgas Panca Narendra, GPH Benowo.

Baca Juga :  Seribuan Guru SD dan SMP di Solo Jalani Tes Urine

Ia menjelaskan pembatas yang dibongkar itu telah menutup akses masuk PB XIII ke dalam keraton Karena sudah empat tahun Sinuhun tidak bisa hadir dalam Tingalan Dalem Jumenengan di dalam keraton.

“Kita membuka tempat itu karena selama ini Sinuhun tidak ada akses menuju ke sana. Semua tertutup, masak Sinuhun rumahnya sini mau Jumenengan lewatnya jalan dan kemudian lewat depan, itu kan rasanya lucu,” terang GPH Benowo.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Sulap Sawah Kering di Seberang Kampus Unisri Jadi Lautan Merah Putih

Pihaknya mengakui jika pagar pembatas itu dibangun atas kesepakatan bersama untuk keamanan sementara. Dalam kesepakatan tersebut ada beberapa poin, di antaranya untuk perlindungan mencari jalan keluar.

Joglosemar|MAksum Nur Fauzan
BERJAGA–Sejumlah anggota Polisi berjaga di Keraton Surakarta, Minggu (2/4).

“Karena sampai sekarang tidak ada titik temu, maka kita akan menata dengan pembongkaran dan pembersihan. Ini untuk akses Sinuhun, masak Rajanya masuk lewat pintu depan,” tambah Staf Bidang Eksternal Satgas Panca Narendra, KRH Bambang Pradotonagoro.

Sementara itu  KGPHPA Tedjowulan berharap agar masalah ini secepatnya bisa selesai. Sehingga Sinuhun bisa melaksanakan Tingalan Dalem Jumenengan pada 22 April mendatang.

1
2
BAGIKAN