Pemkab Optimis Tahun Ini Semua Rumah di Karanganyar Miliki Jamban

Pemkab Optimis Tahun Ini Semua Rumah di Karanganyar Miliki Jamban

42
Foto: Istimewa
JAMBANISASI—Anggota Koramil Kismantoro bersama warga Desa Lemahbang membuat septic tank dalam rangka jambanisasi bantuan HAKLI Cabang Wonogiri, beberapa waktu lalu.

KARANGANYAR – Pemkab Karanganyar terus menggenjot program pemasangan jamban keluarga (jambanisasi). Pemkab menargetkan program pemasangan jamban keluarga selesai di tahun ini.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, program jambanisasi menjadi salah satu program prioritas di 2017. Ia menyebutkan, terdapat sekitar 6.000 unit rumah menjadi sasaran program jambanisasi.

“Program jambanisasi menjadi salah satu program prioritas di tahun 2017,” terang Samsi kepada wartawan, Jumat (31/3/2017).

Lebih jauh, ia menjelaskan pada tahun anggaran 2017, Pemkab Karanganyar telah menganggarkan dana sebesar Rp 9 miliar guna mengebut program jambanisasi.

Baca Juga :  Polres Karanganyar Akan Jemput Paksa Enam Tersangka Kekerasan Diksar UII

Alokasi anggaran itu ditargetkan menyasar sebanyak 3.000 rumah yang belum memiliki jamban. Rencananya, masing-masing keluarga yang belum memiliki jamban bakal mendapat kucuran dana sebesar Rp 3 juta.

Selain dari APBD Karanganyar, di tahun ini telah ada bantuan dari pemerintah pusat (APBN) untuk 450 unit rumah. Selanjutnya, ada anggaran dari pemerintah desa serta dana bantuan dari corporate social responsibility (CSR).

“Kami optimis program jambanisasi selesai di tahun 2017. Semua rumah di Kabupaten Karanganyar yang belum memiliki jamban bakal memiliki jamban di akhir tahun ini,” ujar dia.

Baca Juga :  Polisi Jemput Paksa Tiga Tersangka Kasus Diksar Mapala UII

Ia menambahkan, bagi desa yang belum bebas kebiasaan buang air besar sembarangan harus mengalokasikan anggaran untuk program jambanisasi.

Menurutnya, dengan adanya kerja sama dari berbagai pihak, Kabupaten Karanganyar bakal benar-benar bebas dari kebiasaan buang air sembarangan.

“Pembuatan jamban di seluruh rumah tangga juga menjadi bagian peningkatan kesehatan lingkungan masyarakat,” tandasnya.

Satria Utama

BAGIKAN