Pendataan Aset Mangkunegaran Fokus di Wilayah Karanganyar

Pendataan Aset Mangkunegaran Fokus di Wilayah Karanganyar

100
Joglosemar|Dok
Pengendara melintas di Pamedan Mangkuneragan, Solo, beberapa waktu lalu.

SOLO – Tim Pengembalian Aset Mangkunegaran (PAM) memprioritaskan pendataan aset di wilayah Kabupaten Karanganyar. Hal itu dilakukan berdasarkan pertimbangan jarak lokasi yang relatif dekat.

Humas Tim PAM, Didik Wahyudiono mengungkapkan, aset mangkunegaran saat ini tersebar di beberapa titik wilayah eks Karesidenan Surakarta. Untuk mendata seluruh aset yang ada, lanjutnya, dibutuhkan waktu yang tidak sedikit.

“Justru mendata aset itu membutuhkan waktu yang panjang, karena dilakukan berdasarkan berbagai sumber yang tidak diragukan validitasnya. Aset Mangkunegaran menyebar di daerah eks Karesidenan Surakarta, namun untuk saat ini kami memfokuskan dan memprioritaskan aset yang ada di Kabupaten Karanganyar karena jaraknya yang relatif dekat,” ungkapnya kepada Joglosemar, Kamis (20/4/2017).

Baca Juga :  Hari Ini Puncak Arus Mudik, Awas Macet di Pintu Tol Solo-Kertosono

Menurut Didik, aset Mangkunegaran ada di beberapa titik di Kabupaten Karanganyar seperti di Kecamatan Mojogedang, Kecamatan Tawangmangu, serta daerah Kemuning.

“Aset-aset yang ada, ada yang saat ini dikelola perorangan, perusahaan bahkan pemerintah. Maka diperlukan pendekatan-pendekatan berbeda sesuai dengan pengelola aset saat ini. Proses pendataan inilah yang membutuhkan waktu lama, setelah dapat diselesaikan pendataannya, baru kami bisa merumuskan langkah selanjutnya,” imbuh Didik.

Baca Juga :  Penerimaan Peserta Didik Baru Dibuka, 63 SMP Ikuti PPDB Online

Sebelumnya, Penanggung Jawab Tim Pengembalian Aset Mangkunegaran, Djaka Susanto mengutarakan, Tim Pengembalian Aset Mangkunegaran akan menggunakan metode win-win solution dalam mendapatkan kembali aset Mangkunegaran.

“Dengan geger-gegeran belum tentu akan dapat semuanya. Kami akan membicarakannya baik-baik dengan pihak terkait. Langkah tim tidak semata untuk mengambil alih aset, melainkan juga merevitalisasi budaya Mangkunegaran. Untuk aset, tujuannya adalah pengelolaan bersama untuk kebutuhan Mangkunegaran jangka panjang,” tukasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto

BAGIKAN