Ini Permintaan Mbah Gotho, Manusia Tertua Dunia Asal Sragen, Yang Bikin Dokter...

Ini Permintaan Mbah Gotho, Manusia Tertua Dunia Asal Sragen, Yang Bikin Dokter RSUD Tercengang

9914
Kabid Pelayanan RSUD Sragen, dr Herawati saat mencoba berkomunikasi dan mengecek kondisi Mbah Gotho yang tergolek lemas di bangsal RSUD, Rabu (12/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Meski harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, tim dokter memastikan kondisi kesehatan Mbah Gotho, pria yang diklaim sebagai manusia tertua di dunia, tidak terlalu mengkhawatirkan.

Namun, tim dokter mengaku sedikit terkejut dan kebingungan acapkali menanyakan apa yang diinginkan oleh kakek asal Desa Cemeng, Sambungmacan berusia 146 tahun itu. Pengakuan itu disampaikan Kabid Pelayanan RSUD Sragen, dr Sri Herawati, Kamis (13/4/2017).

“Bagaimana nggak bingung. Tadi waktu saya tanya napa ngelu (pusing) Mbah, dia jawab ogak (enggak). Tapi waktu ditanya pingine napa Mbah, jawabe cuma pingin mati. Pingin mati. Gitu terus,” ujar Kabid yang juga menangani Mbah Gotho tersebut.

Baca Juga :  Aspirasi Desa Jati Masaran, Perbaikan Jalan Masih Mendominasi

Hera juga menuturkan secara umum, kondisi Mbah Gotho memang tidak terlalu mengkhawatirkan. Dia hanya mengalami drop karena tiga hari tidak makan.

Menurutnya dari pengecekan, juga tidak ditemukan gangguan atau penyakit tertentu. Karenanya saat ditanya diagnose penyakit Mbah Gotho, dr Hera .mengaku kesulitan untuk menjawab.

“Gimana mau njawab lha memang gak ada diagnose penyakitnya. Kondisinya (Mbah Gotho) memang enggak ada sakit yang serius. Cuma lemah karena nggak makan saja,” terangnya.

Permintaan ingin cepat mati itu juga berulangkali dilontarkan Mbah Gotho. Saat berulangtahun ke -146 dan dirayakan anak cucunya akhir 2016 silam, Mbah Gotho secara mengejutkan juga menjawab bahwa yang ia inginkan adalah umurnya jangan panjang-panjang.

Baca Juga :  INFO MUDIK TOL SOKER: Mau Selfie, Ini Lokasi dengan View Terindah di Tol Soker

Cucu Mbah Gotho, Suwarni yang menunggui di RSUD, pun menyampaikan hal yang sama. Saat kakeknya mulai mogok makan sejak Senin (10/4/2017), ia sebenarnya sudah tak henti membujuk agar mau makan.

Bahkan setiap pagi sudah disiapkan bubur agar mudah dicerna. Namun semua upaya itu nihil karena Mbah Gotho tetap kekeh mengunci mulut saat disuapi.

“Lha wong setiap hari sambate hanya pingin mati saja. Kalau ditanya pingin apa, jawabnya pingin mati,” ujarnya. (#Wardoyo)

BAGIKAN