Ini Permintaan Walikota untuk Pedagang Pasar Klewer

Ini Permintaan Walikota untuk Pedagang Pasar Klewer

52
Joglosemar |Insan Dipo Ferdias
PASAR KLEWER- Pedagang tengah memasang rak jualan di kios Pasar Klewer, Solo, Senin (17/4). Direncanakan saat peresmian pasar tersebut pada tanggal 21 April mendatang akan digelar pesta rakyat dan wayangan.

SOLO– Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo meminta para pedagang Pasar Klewer memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menata barang dagangan sebelum diresmikan Jumat (21/4/2017) mendatang.

Sementara itu terkait keluhan soal bangunan kios yang terkena pilar, pedagang diminta tidak khawatir.

Diakuinya masih ada kekurangan dalam pembangunan Pasar Klewer. Ini diketahui saat meninjau Pasar Klewer, Senin (17/4/2017). Dalam peninjauan itu Walikota menemukan masih ada keramik pecah dan rembesan air di basement.

Bahkan di bagian atap terlihat retakan dak beton dan kerak lumut. “Itu harus segera diperbaiki, apalagi akan diresmikan oleh Presiden Jokowi, 21 April nanti,” katanya.

Baca Juga :  Kokam Muhammadiyah Turut Jaga Jebres Bersalawat

Saat meninjau di bangunan Pasar Klewer, Walikota yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Yulistianto mendapati masih banyak pedagang yang belum menata dan memindahkan barang dagangan. Bahkan masih ada kios yang tertutup.

“Saya minta pedagang segera menata barang dagangan. Untuk waktunya tinggal tiga hari sebelum diresmikan,” katanya.

Saat meninjau lantai II, Walikota mendapat laporan dan langsung mengecek los pedagang pelataran yang berada di bawah sorotan matahari dari atap kaca.

“Itu bisa dipindah atau digeser ke sisi timur dan tidak masalah. Kasihan, jangan sampai pedagang kepanasan saat berjualan,” sambungnya.

Baca Juga :  17 PKL Minta Balik Selter Sriwedari

Sementara itu menanggapi kios pedagang yang terkena pilar penyangga, Rudy berharap pedagang tidak cemas.

“Sebenarnya kios yang terkena pilar itu bisa dimanfaatkan untuk etalase atau tempat menggantung dagangan,” kata dia. Dijelaskan konstruksi pilar sengaja dibuat semacam itu agar bisa bertahan hingga 50 tahun.

Sementara itu Pejabat Humas Himpunan Pasar Klewer (HPPK), Kusbani menyatakan belum semua pedagang itu memindahkan barang dagangan sekitar 80 persen. Dengan waktu sepekan yang diberikan Pemkot diusahakan para pedagang.

“Menata dagangan ternyata tidak mudah dan tidak cukup. Pedagang tetap mengusahakan pemindahan barang dagangan segera,” pungkasnya.

#Ari Welianto

BAGIKAN