PMI Sragen Bantu 15 Pelampung Istimewa Untuk SAR MTA. Ini Keistimewaannya

PMI Sragen Bantu 15 Pelampung Istimewa Untuk SAR MTA. Ini Keistimewaannya

142
BANTUAN PELAMPUNG- Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno (kiri) saat menyerahkan bantuan alat pelampung kepada perwakilan dari MTA Cabang Jirapan III, Masaran, Selasa (11/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Kondisi geografis Kabupaten Sragen yang akrab dengan bencana air, memantik respon dari PMI Sragen. Selain mengkader relawan untuk siaga tanggap bencana, PMI ternyata juga peduli terhadap beberapa elemen yang selama ini intens terlibat dalam penanganan kebencanaan.

Salah satunya terlihat dari penyerahan bantuan 15 pelampung kepada Tim Search and Rescue (SAR) Majelis Tafsir Alquran (MTA) Cabang Jirapan III di Jirapan, Masaran Selasa (11/4/2017). Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno mengungkapkan pelampung yang dibantukan itu bukan pelampung seperti pada umumnya.

Menurutnya pelampung istimewa itu diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi MTA Sragen yang selama ini sudah menjadi mitra pendonor terbesar untuk PMI.

“Pelampung ini dibuat khusus dari Jogja sana. Istimewanya, harganya lipat dari pelampung biasa, daya apungnya juga dua kali lebh kuat dari pelampung biasa. Kalau diganduli korban yang akan ditolong, nggak khawatir kelep,” paparnya.

Baca Juga :  Keren, Komunitas Pemilik Mobil Mewah di Sragen Ini Pilih Bagi Takjil dan Bukber Bersama Anak Panti Asuhan

Ia berharap bantuan itu bisa membantu operasional SAR MTA dan mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu ada kecelakaan air atau bencana banjir. Ketua Tim Sukarelawan PMI Sragen, Endro mengakui kontribusi SAR MTA yang selama ini memang sering jatuh bangun bersama PMI dan elemen lain dalam setiap penanganan kebencanaan.

“Termasuk yang terakhir pas evakuasi korban laka air di Sungai Cemoro kemarin,” tukasnya.

Koordinator SAR MTA Sragen, Priyo menuturkan saat ini jumlah personel SAR MTA mencapai 35 orang. Pihaknya sangat berterimakasih dengan PMI dan berharap bantuan pelampung itu kian mendukung pergerakan SAR MTA dan penyelamatan korban bencana air.

Baca Juga :  Makanan dan Minuman Kedaluwarsa Marak Dijual di Toko Desa

“Apalagi potensi kebencanaan yang berhubungan dengan air di Sragen ini cukup tinggi,” tukasnya.

Ketua MTA Jirapan III, Masaran, Rozi berharap bantuan pelampung itu bisa menunjang SAR MTA dalam menjalankan tugas-tugas sosial. Ia tak menampik selama ini MTA memang memiliki program ke internal anggota untuk menjadi pendonor darah rutin ke PMI. Setiap bulannya, minimal ada 250-300 kantong darah yang disumbangkan MTA dari anggota MTA se-Sragen.

“Donor memang menjadi program di MTA yang berawal dari ngaji. Dalam ilmu agama kita sudah disebutkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang berbuat baik untuk manusia lain. Di MTA, wujudnya salah satunya dengan donor darah itu,” pungkasnya. Wardoyo

BAGIKAN