JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Polres Karanganyar Bangun Barak Dalmas Senilai Rp 3,2 Miliar

Polres Karanganyar Bangun Barak Dalmas Senilai Rp 3,2 Miliar

62
BAGIKAN
Peletakan Batu Pertama : Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak melakukan peletakan batu pertama pembangunan Barak Dalmas Polres Karanganyar, Selasa (11/4). Foto : Joglosemar Satria Utama

KARANGANYAR-Pembangunan Barak Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Sabhara Polres Karanganyar resmi dimulai, Selasa (11/4/2017).

Ini ditandai dengan dilakukannya peletakan batu pertama oleh Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri.

Dalam kegiatan ini, Kapolres didampingi Kabag Fasilitas dan Konstruksi Biro Sarana dan Prasarana Polda Jateng, AKBP Edi Suroso serta jajaran petinggi dan anggota Polres Karanganyar.

Usai kegiatan, kepada wartawan Kapolres menyatakan, rencananya barak Dalmas akan dibangun dua lantai dengan alokasi anggaran sebesar Rp 3,2 miliar. Ditargetkan, pembangunan akan selesai dalam waktu enam bulan ke depan.

“Pembangunan barak Dalmas untuk menunjang kinerja pasukan Dalmas. Bangunan dua lantai ini sumber anggarannya dari APBN,” terang Kapolres.

Selama ini, lanjut Kapolres, Dalmas belum memiliki barak personel dan masih terpisah jauh dari Mapolres. Menurutnya, dengan adanya barak ini tentunya akan lebih efisien. Apalagi dengan intensitas kegiatan yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan.

Ia mencontohkan, ketika pengerahan pasukan dalam jumlah banyak akan lebih cepat, efektif bila barak Dalmas satu lokasi dengan Mapolres. “Barak Dalmas ini benar-benar diperlukan untuk menunjang kinerja aparat kepolisian khususnya Sabhara,” jelas dia.

Ade Safri melanjutkan, selain pembangunan barak Dalmas, rencananya Polres Karanganyar juga akan membangun kantor baru dengan dana hibah dari Pemkab Karanganyar sebesar Rp 3 miliar pada tahun ini.

Pembangunan ini akan melengkapi pembangunan Mapolres barat Polres Karanganyar di lahan seluas 9.000 meter persegi.

“Rencananya, kantor bagian depan yang selama ini digunakan untuk kantor administrasi, bagian pengendalian dan operasional dan lainnya, akan ditarik ke belakang. Rencana ini sesuai dengan motto promoter (profesional, modern dan tepercaya) polisi,” imbuh Kapolres.

Satria Utama