JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Secarik Kertas Jadi Pesan Terakhir Hartono Sebelum “Hadapi” KA Lodaya

    Secarik Kertas Jadi Pesan Terakhir Hartono Sebelum “Hadapi” KA Lodaya

    149
    BAGIKAN
    Saksi mata Maman(53) menunjukkan lokasi kejadian. Foto : Huriyanto

    SOLO – Warga RT 007 RW 003 Jajar Laweyan, Hartono ditemukan tewas usai tersambar kereta api Lodaya jurusan Bandung-Solo tak jauh dari rel palang pintu Purwosari, Senin (10/4/2017) sekitar pukul 04.22 WIB.

    Diduga korban sengaja bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta yang melintas. Pasalnya dalam kantong celana korban ditemukan secarik kertas yang ditujukan kepada keluarga berikut nomer teleponnya. Dalam surat itu korban berpesan untuk dimakamkan di Jajar.

    Salah seorang saksi mata, Maman yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mengungkapkan peristiwa itu terjadi saat subuh.

    “Saat saya pulang dari masjid kok ada rame-rame saya kira ada apa, ternyata setelah saya lihat ternyata ada orang tertabrak kereta api,” ujar dia kepada Joglosemar.

    Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan korban tewas usai mengalami luka serius di bagian kepala dan perut. Korban sempat terseret kereta api sekitar 5 meter.

    “Kami Langsung membawa jasad korban ke forensik RSUD  Daerah Moewardi untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kanitreskrim Polsek Laweyan AKP Sajimin.

    Sementara itu Kapolsek Laweyan Kompol Santoso mengatakan saat mendapatkan laporan timnya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Kapolsek membenarkan jika telah ditemukan secarik kertas pada tubuh korban.

    “Setelah kami menemukan secarik kertas tersebut kami langsung menghubungi pihak keluarga tersebut untuk meminta agar keluarga datang ke TKP,“ terang dia. “Keluarga sudah mengiklaskan dan telah menbuat penyataan bahwa kejadian ini murni bunuh diri,“ kata dia.

    Huriyanto

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here