JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Terkuak, Rekaman CCTV Aksi Pembobolan Tabungan PNS Sragen di Bank Jateng. Ini...

Terkuak, Rekaman CCTV Aksi Pembobolan Tabungan PNS Sragen di Bank Jateng. Ini Ciri-ciri Pelakunya

2716
BAGIKAN
Bukti cetakan dari rekaman CCTV yang terdeteksi oleh Bank Jateng dan menunjukkan aksi dua remaja pelaku pembobolan tabungan milik Ine Marliah (45), PNS di Sragen. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Misteri pembobolan tabungan di rekening yang menimpa Kasie di Dinas Sosial (Dinsos) Sragen, Ine marliah (45), akhirnya terkuak. Sebuah rekaman CCTV yang ditunjukkan pihak Bank Jateng kepada Ine menunjukkan bahwa uang di rekeningnya dibobol lewat penarikan di tiga ATM berbeda di wilayah Jatim.

“Dari rekaman CCTV yang ditunjukkan pihak Bank Jateng, ada sembilan kali penarikan di tiga ATM berbeda di Jatim. Pelakunya dua orang masih remaja,” paparnya kepada Joglosemar di Mapolres Sragen, Senin (17/4/2017).

Ine menguraikan dari bukti rekaman yang ditunjukkan Bank Jateng, aksi penarikan uang tabungannya itu terdeteksi terjadi sebanyak sembilan kali. Yang pertama pada 11 Maret 2017 sebanyak tiga kali sebesar Rp 1.250.000, di mesin ATM BNI Puskesmas Karangjati, Madiun, Jatim.

Lantas pada hari yang sama, kembali ditarik Rp 100.000,- dan Rp 1.500.000,- sebanyak 3 kali di Mesin ATM Bersama Bank Jatim Jl Karangjati, Madiun, Jatim. Kemudian, dua hari berselang yakni 13 Maret 2017, tabungannya kembali dibobol sebesar Rp 2.500.000,- dan Rp 600.000,- di Mesin ATM bersama BRI Unit Kauman Ponorogo.

Dari rekaman CCTV yang dicetak untuk setiap aksi penarikan, terlihat bahwa pelaku masih berusia remaja. Keduanya terlihat selalu berdua saat mengambil uang di ATM. Keduanya terlihat mengenakan topi sehingga wajah mereka tidak terlihat oleh kamera CCTV yang menyorot dari atas.

“Semua bukti cetakan rekaman CCTV sudah kami sampaikan ke Polres. Harapan kami kasus ini bisa ditindaklanjuti agar ke depan tidak terulang kembali,” tukasnya.

Wakil Pimpinan Bank Jateng Sragen, Retno Tri Wulandari saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proses penarikan uang di ATM yang bersangkutan di Jatim sudah berjalan dengan wajar dan ada rekaman CCTV.

Ia juga mengatakan bahwa aduan sudah ditanggapi dan dijawab sesuai prosedur perbankan. Soal tuntutan korban agar pihak Bank Jateng mengganti tabungannya yang dikuras pelaku, Retno mengaku belum bisa memastikan

“Kami sudah sesuai SOP perbankan. Kalau nanti dipanggil kepolisian, kami siap memberikan data dan dokumen apa-apa yang diperlukan,” tukasnya. Wardoyo