JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Ternyata Presiden Jokowi Sudah Lama Ingin ke Mojolaban, Ada Apa ?

Ternyata Presiden Jokowi Sudah Lama Ingin ke Mojolaban, Ada Apa ?

1462
BAGIKAN
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam peresmian fasilitas pendidikan di Pondok Pesantren Kholifatullah Singo Ludiro, Mojolaban, Sukoharjo, Sabtu (8/4/2017). Foto : Humas Pemkab Sukoharjo

SUKOHARJO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro, Kecamatan Mojolaban, Sabtu (8/4/2017) siang.

Jokowi meresmikan sejumlah fasilitas yang berada di pondok tersebut. Antara lain Masjid Arifah Istiqomah dan Gedung Sholawat KH Surowijoyo Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro.

Dua fasilitas ponpes tersebut merupakan bantuan dari Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag sebesar Rp 150 juta.

Dalam sambutannya Joko Widodo menyampaikan keinginannya untuk menyambangi Ponpes tersebut sudah sangat lama. Ia berujar pondok terlihat semakin maju dengan jumlah santri yang semakin banyak.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan betapa pentingnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa kepada ribuan santri dan warga.

“Sebelumnya sudah pernah saya peringatkan jangan pernah mencampur adukkan antara politik dan agama. Konteksnya adalah untuk mewujudkan persatuan negara. Jangan sampai agama dipolitisasi menjadi sebuah komoditas. Tapi pernyataan saya ini bukan berarti memisahkan agama dan politik,”ujarnya.

Jokowi menegaskan agama itu penting bagi politik. Ia mencontohkan bahwasanya bila akan mengambil kebijakan tanpa dilandasi dengan adanya nilai agama, moralitas, kejujuran dan pengabdian pada masyarakat pasti akan keliru. Maka dari itu, politik dan agama harus selalu nyambung namun harus sesuai dengan konteks yang benar.

“Politik bila tidak dilandasi nilai-nilai seperti itu pasti juga akan luput. Inilah sambungnya antara politik dan agama,”lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menuturkan  kehadiran presiden akan membawa dampak yang sangat luar biasa khususnya bagi Ponpes.  Ia berharap ponpes dapat mencetak kader santri yang cerdas, istiqomah dan menguasai ilmu agama.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Singo Ludiro, Agung syuhada menambahkan pihaknya sangat mengagumi Joko Widodo. Bahkan setiap  akan mengaji pada waktu setelah maghrib santri selalu mendoakan Jokowi dan sekeluarga.

“Karena kecintaan kami dengan Pak Presiden, kami selalu kirimkan 1.000 alfatihah untuk presiden sekeluarga setiap habis maghrib. Jadi kalau Pak Jokowi menjabat dua kali berarti 10 tahun Alfatihah untuk Bapak. Karena Bapak itu dielek-elek ya senyum, difitnah ya senyum. Semoga sehat terus pak,” katanya.

Dynda Wahyu Wardhani