JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Tol Solo-Kertosono Akan Dibuka Sepanjang 65 Kilometer

Tol Solo-Kertosono Akan Dibuka Sepanjang 65 Kilometer

424
ilustrasi tol

SOLO– Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker) akan dioperasikan lagi sebagai jalur mudik dan balik saat lebaran Idul Fitri 2017 nanti.

Hanya yang dioperasikan itu tidak sampai Kertosono melainkan dari Kartasura sampai Walikukun (Ngawi) atau sepanjang 65 kilometer (km) dari 90 km. Sehingga nantinya pengemudi bisa keluar lewat Sragen atau Kebakkramat.

“Kita sudah merencanakan Tol Soker bisa di fungsikan secara darurat saat Lebaran nanti,” terang Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), David Wijayatno kepada wartawan saat diskusi publik dengan tema implikasi yuridis dan ekonomis rencana pembangunan Tol Soker di Ruang Rapat Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Kamis (13/4/2017).

Rencananya jalan Tol Soker ini akan dioperasikan mulai satu minggu sebelum dan sesudah Lebaran (H-6 dan H+6). Nantinya akan dibuka satu arah ke timur untuk arus mudik sedangkan saat arus balik beroperasi ke arah barat.

Itu akan dibuka mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, karena kalau malam belum bisa mengingat tidak ada penerangan dan banyak jalan-jalan desa yang overpassnya belum selesai.

“Sistemnya seperti dibuka saat lebaran sebelum satu arah dulu dan hanya siang hari. Itu nanti masih gratis belum dikenai biaya masuk,” imbuhnya.

Selama itu jalan tol itu dibuka sementara nanti akan disiapkan petugas yang berjaga-jaga di tiap beberapa meter untuk memudahkan pengemudi. Karena proyek ini belum sepenuhnya jadi dan banyak perlintasan sekitar 40 perlintasan.

“Kondisi jalan sudah beton semua. Beberapa fasilitas juga akan disediakan, seperti ambulans, mobil Derek, rest area darurat disiapkan di Masaran,” ungkapnya.

Dibukanya Tol Soker ini nantinya akan banyak kendaraan yang masuk tol tidak seperti dulu yang hanya sekitar 4.000 kendaraan per hari selama 11 jam.

Karena dulu itu untuk masuknya cukup sulit dan minimnya rambu petunjuk arah. Jadi dulu yang dari Semarang itu masih mencari-cari pintu masuk.

Kemungkinan untuk tahun ini akan ramai, nantinya dari Yogyakarta tidak lewat Kartasura tapi di arahkan belok ke kiri menuju pintu masuk tol di Ngasem sehingga tidak macet.

Sementara itu adanya Jalan Tol Soker ini diharapkan mampu memperlancar arus distributor barang atau jasa dari Jawa Tengah atau Jawa Timur di daerah sekitar, seperti Ngawi, Karanganyar, atau Boyolali. Sehingga daerah yang dilintasi jalan Tol harus berbenah, jika tidak hanya dilewati saja.

Ari Welianto

BAGIKAN