JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tragis, Pemburu Ikan Asal Sragen Tewas Kena Alat Setrum Buatannya Sendiri

    Tragis, Pemburu Ikan Asal Sragen Tewas Kena Alat Setrum Buatannya Sendiri

    11421
    BAGIKAN
    Tim gabungan dari berbagai unsur saat mengevakuasi jasad pemburu ikan di tengah kerumunan warga yang memadati lokasi Minggu (16/4/2017) malam. Foto istimewa

    SRAGEN- Warga Dukuh Sembukan, Desa Sribit digemparkan dengan temuan sesosok mayat pria di tepi kalen (sungai kecil) di wilayah setempat, Minggu (16/4) malam pukul 19.30 WIB. Pria yang dikenal sebagai pemburu ikan bernama Parjo Gudel (42), itu ditemukan tak bernyawa seusai mencari ikan di kalen anak sungai Bengawan Solo tersebut.

    Tragisnya, pria asal Dukuh Tanjang RT 21, Kedungupit, Sragen itu harus mengakhiri petualangannya menyetrum ikan oleh alat setrum yang barusaja ia gunakan untuk mencari ikan. Alat setrum buatan korban itu selama ini diketahui sering digunakan untuk memburu ikan di beberapa anak sungai.

    Informasi yang dihimpun di lapangan, jasad korban ditemukan sekira pukul 19.30 WIB oleh warga sekitar.

    “Tadi saat ditemukan masih megang alat setrum ikan dan seser (alat penjala yang ada pegangannya). Di dekatnya ada aki yang untuk nyetrum,” ujar Tarno (45) salah satu warga setempat.

    Menurut warga, korban diketahui sudah mencari ikan sejak siang hari dengan setrum. Lepas petang hari, ia diduga hendak pulang. Saat melepaskan kabel dari aki ke alat setrum itulah diperkirakan membuat korban yang kondisinya basah akhirnya tersetrum.

    Tak lama berselang, tim gabungan dari Polsek, Koramil, PMI, BPBD, Tagana dan SAR langsung terjun ke lapangan untuk mengevakuasi jasad korban.

    Kondisi jasad pemburu ikan yang tewas kesetrum alat buatannya sendiri sesaat sebelum dievakuasi. Foto/istimewa

    Kepala Markas PMI Sragen, Dwi Purwanto didampingi Ketua Tim Sukarelawan PMI, Endro menyampaikan jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka dengan mobil PMI.

    Karena pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah.

    “Korban murni kesetrum alat penyetrum ikan yang digunakannya, ” paparnya.

    Insiden itu langsung membuat gempar warga yang malam itu langsung berduyun-duyun memadati lokasi kejadian. Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian tersebut.

    “Tim masih melakukan olah TKP di lapangan. Namun informasi sementara, korban meninggal karena diduga tersengat alat setrum yang digunakan saat mencari ikan, ” jelasnya. (#Wardoyo)