Wonogiri Selatan Mulai Bersiap Sambut Musim Kemarau

Wonogiri Selatan Mulai Bersiap Sambut Musim Kemarau

92
Waduk Gajah Mungkur yang menjadi salah satu andalan warga eks karesidenan Surakarta saat datang musim kemarau. Foto : Dok

WONOGIRI – Warga Wonogiri mulai bersiap menyambut datangnya musim kemarau. Salah satu yang diwaspadai warga yakni kekeringan dan krisis air bersih sebagaimana selalu terjadi selama ini. Warga pun berharap pihak kepolisian untuk membantu mengatasi permasalahan ini.

“Kemungkinan mau datang kemarau. Sudah sering tidak ada hujan,” ungkap warga Kecamatan Paranggupito, Sutrisno kepada Joglosemar, Senin (18/4/2017).

Menurutnya, ketika kemarau datang, akan ada dampak yang mengikutinya. Yakni kekeringan dan krisis air bersih. Biasanya melanda wilayah di sisi Wonogiri selatan. Dia menyebut telah menyiapkan langkah untuk menghadapi musim kemarau.

Baca Juga :  Peringati Hari Kartini, Ajak Siswa Cuci Koruptor di Sukoharjo, Digelar Sederhana di Wonogiri

Yang paling utama, adalah mengisi bak penampungan air hujan yang berada di halaman belakang rumah masing-masing. Air dalam bak akan mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan selama musim kemarau.

Kepala Desa Sambiharjo Kecamatan Paranggupito, Parmo mengakui ada permasalahan klasik jika kemarau benar segera datang. Yakni warganya kekurangan air bersih.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar pihak terkait ikut memperhatikan upaya pemecahan masalah itu. Pun kepada pihak kepolisian yang belum lama ini menyambangi desanya, ikut dimintai andil.

Kemungkinan datangnya kemarau sekaligus permasalahan kekeringan, membuat Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora mengadakan kegiatan sambang ke desa-desa yang rawan terhadap kekeringan.

Baca Juga :  Satu Pencuri Motor Hutan Pinus Tertangkap, Pelaku Beraksi di 12 Lokasi Berbeda

Hal ini dimaksudkan untuk mencari solusi atas permasalahan air bersih, yang masih menjadi masalah utama di Kabupaten Wonogiri saat menghadapi musim kemarau.

Kapolres mengatakan permasalahan yang ada di desa agar dikomunikasikan dengan Kapolsek melalui Babinkamtibmas. Nantinya Kepala Desa (Kades) bisa membuat proposal tentang permasalahan kekurangan air bersih ketika musim kemarau tiba.

“Sehingga dengan demikian nantinya permasalahan tersebut bisa dicarikan dan dipecahkan bersama-sama,” kata Kapolres.

Aris Arianto

BAGIKAN