JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri 12.000 Warga Wonogiri Belum Masuk Jaminan Kesehatan Masyarakat

12.000 Warga Wonogiri Belum Masuk Jaminan Kesehatan Masyarakat

19
Ilustrasi

WONOGIRI—Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa mendorong para Kepala Desa (Kades) berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan.

Terlebih hingga kini masih ada sekitar 12.000 warga miskin yang belum ter-cover Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

“Mari kita berpartisipasi dan berkomitmen mengentaskan kemiskinan, sebagaimana tekad kami bersama Bapak Bupati (Joko Sutopo),” tandas Wabup, Selasa (23/5/2017).

Sebagai langkah awal Wabup mendorong para Kades mengomparasi dan melakukan validasi data warga kurang mampu.

Berdasarkan arahan dari Bupati Joko Sutopo, dalam waktu dua minggu ini, aparat desa diharapkan bisa mengumpulkan data-data baik KK maupun anggota keluarga tidak mampu.

Suwartono, Kepala Dinas Sosial Wonogiri, berujar ada 372.680 jiwa masyarakat miskin yang berhak menerima pelayanan kesehatan gratis. Saat ini yang bisa dikaver sebanyak 359.883 jiwa.

“Sisanya sebanyak 12.790 jiwa belum menerima Jamkesda karena terkendala KTP maupun  warga difabel. Sehingga aparat desa diminta untuk mendata kembali warganya,” tandas Suwartono.

Direktur RSUD Dokter Soediran Mangun Soemarso (SMS) Wonogiri, Setyarini, mengatakan angka cakupan Jamkesmas melalui BPJS di Kabupaten Wonogiri sekitar 52,58 persen, menjadi yang terendah se Surakarta maupun se Provinsi Jawa Tengah.

Hal tersebut lantaran faktor kondisi geografis yang luas, sebaran penduduk tidak merata, sarana prasarana komunikasi yang masih kurang, dan terutama kurangnya peran serta pihak-pihak terkait untuk menyosialisasikan pentingnya Jamkesmas.

 Aris Arianto

BAGIKAN