150 Difabel Ikuti Sosialisasi Panjat Tebing

150 Difabel Ikuti Sosialisasi Panjat Tebing

9
Sabar Gorky saat beraksi, beberapa waktu lalu. Foto : Dok

SOLO – Sebanyak 150 difabel yang menjadi warga binaan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Soeharso mengikuti sosialisasi  panjat tebing oleh Federasi Panjat Tebing Difabel Indonesia (FPTDI) Cabang Surakarta, Minggu (14/5/2017).

Koordinator Pekerja Sosial BBRSBD Prof. Dr. Soeharso, Mardiyanto berharap para warga binaan dapat termotivasi oleh sosok Sabar Gorky, yang aktif di dunia panjat tebing.

“Mumpung di sini jadi silahkan mencari ilmu dan pengalaman, waktu di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa hanya sebentar satu tahun jadi manfaatkan sebaik- baiknya,” jelasnya.

Baca Juga :  Ratusan Orang Ikuti Napak Tilas Rute PB X di Solo

Sementara itu atlet panjat tebing difabel, Sabar Gorky mengungkapkan tujuan acara ini adalah untuk menepis rumor panjat tebing sebagai olah raga sulit dan berbahaya.

“Saya dulu mengalami kecelakaan pada tahun 1990, dan harus kehilangan kaki saya tiga tahun kemudian saya otodidak belajar panjat tebing,” terangnya. “Saya ingin mengajak semua warga binaan di BBRSBD ini untuk bangkit dari keterpurukan,” jelasnya.

Baca Juga :  Problematika PPDB 2017, Mulai Pindah KK Hingga Serbuan Surat Keterangan Tidak Mampu

Pada saat yang bersamaan perwakilan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia, Caly Setiawan mengapresiasi upaya dari Sabar Gorky yang saat ini sedang merintis terbentuknya FPTDI.

FPTDI ingin bisa mencari atlet khusus lomba panjat tebing bagi difabel. Meskipun tidak bisa menjanjikan namun pihaknya akan berupaya untuk mendorong supaya ada tempat bernaung bagi atlet panjat tebing difabel.

#Kukuh Subekti

BAGIKAN