JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen 2 Rumah di Sragen Ambruk, 33 Rusak Dihajar Angin

2 Rumah di Sragen Ambruk, 33 Rusak Dihajar Angin

200
Joglosemar | Wardoyo
EVAKUASI POHON—Tim BPBD Sragen saat melakukan evakuasi pohon yang tumbang menimpa rumah warga pascaangin puting beliung yang memorak-porandakan Desa Juwok, Sukodono, Sabtu (6/5/2017)

SRAGEN– Musibah angin puting beliung memorak-porandakan Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Jumat (5/5/2017) malam. Sedikitnya 35 rumah rusak dengan dua di antaranya ambruk akibat terjangan angin berkecepatan tinggi di tengah guyuran hujan deras yang melanda malam itu.

Rumah yang ambruk masing-masing milik Gimo (80) warga Dukuh Juwok RT 15, Desa Juwok dan satu lagi rumah yang difungsikan sebagai kandang milik warga setempat. Selain itu, tiga rumah warga di dukuh yang sama juga rusak tertimpa pohon yang tumbang.

Angin juga membuat 30 rumah lainnya rusak ringan pada gentingnya. “Yang rusak total miliknya Mbah Gimo umur 80 tahun. Riwayatnya rumah itu pernah direhab dengan dana RTLH UPTPK Tahun 2014 lalu. Rahayune, pemilik rumah sedang tidak berada di rumah sehingga tidak ada korban jiwa. Kemarin langsung dilakukan evakuasi,” papar Camat Sukodono, Didik Murwanto, Minggu (7/5).

Kepala BPBD Sragen, Dwi Sigit Kartanto, menguraikan angin menerjang sekira pukul 19.30 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur. Selain satu rumah dan kandang ambruk, angin juga membuat 30 rumah warga mengalami rusak bagian gentingnya.

Kemudian sedikitnya 40 pohon tumbang dan sebagian merintang ke jalan hingga menimpa tiga rumah warga. Berdasarkan hasil pendataan, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 40 juta. Menurutnya, Sabtu (6/5) pagi pihaknya bersama tim sudah mengecek ke lokasi untuk melakukan pendataan dan koordinasi dengan pemangku wilayah setempat guna melakukan kerja bakti pemulihan pascakejadian.

“Untuk bantuan, nanti menunggu hasil assessment dari tim BPBD. Yang jelas untuk korban yang rumahnya ambruk akan diupayakan mendapat bantuan,” timpal Sekda Sragen, Tatag Prabawanto. Wardoyo

BAGIKAN