JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Ini Penampakan Mobil Dinas Yang Dipakai Pesta Sabu 2 Kanit Polres, ...

Ini Penampakan Mobil Dinas Yang Dipakai Pesta Sabu 2 Kanit Polres, Sipir dan 2 PNS Sragen

1187
BAGIKAN
Dua mobil yang diamankan dalam pesta sabu aparat dan PNS Sragen Rabu (3/5/2017) masih diparkir di halaman dalam Mapolres di lokasi yang berbeda. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Gelaran pesta sabu yang melibatkan dua Kanit di Polres Sragen, sipir LP Sragen dan dua PNS Rabu (3/5/2017) malam tak hanya mengundang keprihatinan. Selain mereka sebagai aparat, lokasi dan kendaraan dinas milik negara yang digunakan untuk pesta candu haran itu juga menuai banyak kecaman.

Ya, pesta sabu malam hari yang melibatkan aparat itu mengambil lokasi bekas kantor Pajak Bumi Bangunan (PBB) DPPKAD Sragen. Meski sudah dikosongkan sejak 17 April lalu seiring dengan penataan SOTK, kantor itu masih tercatat sebagai aset Pemkab Sragen.

Tidak hanya itu, mobil yang digunakan untuk pesta sabu, ternyata salah satunya juga mobil dinas milik DPPKAD. Mobil itu adalah Suzuki APV bernopol AD 9571 NE.

Mobil berwarna putih itu diduga dibawa oleh SMUL (45), Kasie PBB yang selama ini memang diketahui sering membawa mobil tersebut. Bahkan, mobil itu pula yang sering digunakan untuk kegiatan sosialisasi maupun penagihan PBB ke desa-desa.

“Ya sangat disayangkan, mereka para aparat justru memanfaatkan fasilitas negara untuk kegiatan tercela. Kantornya juga, mobilnya juga mobil dinas. Makanya harus diberi sanksi berat, ” papar Wid, salah satu tokoh nasyarakat Sragen.

Pantauan Joglosemar, mobil dinas DPPKAD itu masih diamankan di halaman Mapolres bagian dalam depan ruangan Satres Narkoba. Mobil itu diparkir di lokasi terbuka dan kepanasan.

Sementara, satu mobil lainnya yang juga disita dari lokasi kejadian Daihatsu Terios B 1564 CFI juga masih diamankan di Mapolres. Hanya bedanya, mobil warna putih yang diyakini milik aparat yang ikut berpesta sabu, ditempatkan di lokasi yang teduh di bawah pohon mangga yang terdapat di samping Pendapa dalam.

Terkait barang bukti itu, Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo Utomo masih enggan memberikan keterangan. Ia hanya menyampaikan jika kasus itu masih ditangani dan proses penyelidikan dilakukan di Polres Sragen.

Kapolres AKBP Cahyo Widiarso juga belum bisa memberikan keterangan. (#Wardoyo)