JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo 500 Pohon Hijaukan Bantaran Bengawan Solo

500 Pohon Hijaukan Bantaran Bengawan Solo

27
BAGIKAN
Joglosemar | Kukuh Subekti
TANAM BIBIT—Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo melakukan penanaman bibit bohon di bantaran Bengawan Solo, Jumat (12/5/2017).

SOLO – Sebanyak 500 pohon bakal hijaukan kawasan bantaran Bengawan Solo, Pucangsawit. Penghijauan di kawasan Bantaran Bengawan Solo merupakan puncak acara perayaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2017.

Hari Jumat (12/5/2017) secara serempak lima kecamatan di Surakarta merayakan hari BBGRM. Kecamatan Jebres memusatkan kegiatan di RT2/RW9 Kelurahan Pucangsawit dengan acara upacara pembukaan, kerja bakti, pembagian paket sembako, dan penghijauan.

Sebanyak 500 pohon diserahterimakan secara simbolis dari Koordinator Keluarga Alumni SMA Siji Surakarta (Kasmaji) angkatan 87, Samuel Rudianto kepada Walikota Surakarta, FX Hadi Ruyatmo. “Sebelumnya kita awali upacara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat di Boyolali, pada Selasa (10/5),” ujar Walikota kepada wartawan (12/5).

Rudy berharap pohon-pohon yang ditanam di kawasan bantaran Bengawan Solo dapat menjadi penyejuk lingkungan dengan kualitas udara yang bersih. Aneka jenis pohon yang ditanam terdiri dari beraneka pohon seperti minyak kayu putih, durian, mangga, tanjung dan masih banyak lagi. Selain itu esensi peringatan hari BBGRM tahun 2017 ini adalah meningkatkan semangat gotong royong bagi segenap warga masyarakat Surakarta.

Sementara itu Koordinator Kasmaji 87, Samuel Rudianto mengungkapkan acara bakti sosial dan penghijauan merupakan kerja sama dengan BPSDAS-HL Surakarta dan Pemkot Surakarta. Penghijauan yang bertempat di Pucangsawit ini merupakan kali pertama yang dilaksanakan Kasmaji 87. “Saat ini kami dari Kasmaji  87 sedang belajar peduli dengan Kota Surakarta,” tutur Samuel.

Lurah Pucangsawit, Selfi Rawung menyambut baik program ini pihaknya pun sudah membuat jadwal perawatan kawasan penghijauan. Perawatan penghijauan ini melibatkan warga masyarakat dan petugas taman yang sudah ada.

#Kukuh Subekti