JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 526 Hektare Padi Diserah Wereng Coklat dan Kawan-kawan

526 Hektare Padi Diserah Wereng Coklat dan Kawan-kawan

35
BAGIKAN
PADI–ilustrasi pertanaman padi di wilayah Wonogiri.

WONOGIRI—Ratusan hektare tanaman padi di wilayah Wonogiri terserang organisme pengganggu tanaman (OPT). Bukan satu atau hanya dua, sedikitnya lima jenis OPT telah menyerang di hampir semua kecamatan se-Kota Sukses.

Informasi yang berhasil diperoleh Joglosemar dari Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri, tercatat sudah ada 526 hektare tanaman padi terserang OPT. Jumlah tersebut merupakan akumulasi serangan pada padi sejak awal tahun hingga pertengahan bulan ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri, Safuan mengungkapkan, sedikitnya lima jenis OPT dilaporkan menyerang tanaman padi di hampir 25 kecamatan. Meliputi wereng batang coklat, penggerek batang, tikus, BLB, dan blas. “Untuk serangan OPT jenis hama putih, lundi, belalang, maupun uret, serta walang sangit, belum ada laporan,” ungkap Safuan, Kamis (25/5/2017).

Safuan menyebutkan serangan wereng batang coklat terjadi pada 121 hektare tanaman padi. Selanjutnya penggerek batang menyerang 147 hektare, tikus menyerang 17 hektare tanaman padi. OPT jenis BLB menyerang tanaman padi seluas 181 hektare, terakhir serangan blas merusak tanaman padi seluas 60 hektare.

Mantan Kepala Kantor Lingkungan Hidup tersebut mengatakan serangan OPT membawa efek buruk bagi petani. Selain ancaman gagal panen, padi yang telah terkena serangan dipastikan mengalami penurunan produksi. Penurunan terjadi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Imbasnya, ujar dia, petani merugi.

Langkah penanganannya, lanjut dia, melakui pemberian pestisida. Obat disemprotkan ke lahan secara serentak. Pasalnya jika hanya disemprotkan per bidang lahan, dikhawatirkan OPT hanya berpindah ke bidang lain dan akan kembali lagi ke setelah selesai penyemprotan.

Seorang petani, Sarsini mengatakan, serangan wereng batang coklat menjadi yang paling ditakuti. Sebab membuat tanaman padi gagal panen secara cepat. # Aris Arianto