JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Antisipasi JLS Tak Rampung, Pemkab Siapkan Dua Jalur Alternatif

Antisipasi JLS Tak Rampung, Pemkab Siapkan Dua Jalur Alternatif

72
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
TANPA ALTERNATIF-Pengguna jalan melintas di JLS yang masuk wilayah Kecamatan Giriwoyo, beberapa waktu lalu.

WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri akan menyiapkan dua jalur alternatif selama musim mudik dan balik tahun ini.

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi jika proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) belum rampung hingga menjelang Lebaran.

Dua jalur alternatif tersebut semua berada di wilayah Wonogiri selatan, atau sekitar JLS, lebih tepatnya di wilayah kecamatan Paranggupito, Giritontro, dan Pracimantoro.

Camat Pracimantoro, Warsito mengatakan, disiapkannya dua jalur alternatif tersebut sebagai langkah antisipasi seandainya JLS belum juga selesai pengerjaannya hingga menjelang Lebaran.

Sengaja disiapkan dua jalur sekaligus untuk menghindari kemacetan arus mudik dan balik wilayah selatan.

“Kalau hanya satu jalur, dikhawatirkan masih akan terjadi penumpukan arus kendaraan,” kata Warsito, Rabu (3/5/2017).

Dua jalur tersebut, nantinya satu jalur untuk melayani arus kendaraan dari arah timur dan selatan, atau Pacitan menuju Wonogiri, sedangkan jalur alternatif lainnya khusus untuk arus kendaraan dari arah sebaliknya.

Warsito menerangkan, nantinya kendaraan dari arah Pacitan akan dilewatkan melalui Desa Gunturharjo-Paranggupito-Songbanyu, berlanjut menuju Songbledek-Sumberagung-Joho-Pracimantoro.

Sementara jika hendak ke Pacitan, setelah melalui Pracimantoro, diarahkan menuju Jimbar-Suci-Pandeyan-Giritontro.

Meski telah menyiapkan jalur alternatif, Warsito tetap berharap JLS bisa selesai tepat waktu, sehingga kedua jalur tidak harus digunakan. Pasalnya, ada kekhawatiran saat digunakan, jalur alternatif itu akan rusak lantaran tingginya frekuensi kendaraan yang melintas.

Koordinasi

Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri, Ismiyanto mengatakan, salah satu ruas jalan yang kerap dilalui pemudik, hingga kini belum siap dilewati.

Yakni sepanjang JLS, antara Pracimantoro sampai Giriwoyo, sepanjang sekitar 15 kilometer. Jalan yang termasuk jalur nasional tersebut baru dalam tahap pembangunan.

Seandainya hingga Lebaran proyek nasional itu belum kelar, maka dipastikan harus ada jalur alternatif. Dinas telah mengkoordinasikan bersama kepolisian dan pemerintah kecamatan/desa setempat.

Sementara jalur lain yang kerap dilalui pemudik, seperti di Wonogiri, Ngadirojo, Baturetno, maupun Purwantoro, bisa dilalui. Kerusakan di jalur provinsi itu secara bertahap diperbaiki Pemprov.

Aris Arianto