JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Bank Indonesia Bantu Penyelamatan Naskah Kuno Mangkunegaran

Bank Indonesia Bantu Penyelamatan Naskah Kuno Mangkunegaran

37
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PENYERAHAN PROGRAM SOSIAL BI- Deputi Gubernur Bank Indonesia, Mirza Adityaswara (tengah) didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Bandoe Widiarto (kiri) melakukan penyerahan program sosial Bank Indonesia di Pura Mangkunegaran, Solo, Kamis (4/5).

SOLO – Bank Indonesia membantu Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran untuk menyelamatkan naskah kuno di perpustakaan itu.

Kepala Perpustakaan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran, GRAy Retno Rosati Hoedhiono Kadarisman menyebutkan, bantuan untuk menjaga naskah kuno koleksi Reksa Pustaka sangat dibutuhkan.

Pasalnya kondisi sebagian besar naskah kuno di dalam perpustakaan sudah mulai rusak termakan usia.

“Saat ini bantuan sudah datang dari Bank Indonesia (BI) untuk digitalisasi. Namun bantuan akan terus kami butuhkan baik untuk digitalisasi, dokumentasi atau katalogisasi. Mudah-mudahan akan ada lebih banyak lagi yang mau membantu,” ujarnya di sela acara Penyerahan Program Sosial BI (PSBI), Kamis (4/5/2017), di Pendapi Pura Mangkunegaran.

Sementara itu, bantuan PSBI kepada Perpustakaan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran Surakarta senilai Rp 132.590.000 diberikan untuk restorasi atau penyelamatan naskah-naskah Jawa kuno bernilai sejarah.

Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk tiga unit almari etalase, satu unit mesin Scan A3 dan fotokopi, tiga unit komputer Core i5 6600 3.3 Ghz, LED 18,5, Upgrade Harddisk 2 TB tiga unit, serta dua unit Vacum Cleaner.

Kepala BI Solo, Bandoe Widiarto, dalam sambutannya mengungkapkan bantuan tersebut sebagai kontribusi Bank Indonesia untuk menjaga warisan budaya dan kearifan lokal yang di dalamnya berisi berbagai macam hasil budaya di masa lampau sejak berdirinya Praja Mangkunegaran tahun 1757.

“Pemberian bantuan PSBI ke Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran meliputi proses repro dan penerjemahan terhadap tujuh naskah kuno serta pemberian sarana dan prasarana penunjang perpustakaan,” tandasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto