JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Banyak Koleksi Pinjaman di Museum Keris, Pemkot Diminta Buat Aturan Internal

Banyak Koleksi Pinjaman di Museum Keris, Pemkot Diminta Buat Aturan Internal

16
BAGIKAN
Pintu masuk Museum Keris. Foto : Maksum NF

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta diminta untuk membuat aturan agar ke depan secara temporer bisa menyelenggarakan pameran keris khusus milik seseorang di Museum Keris.

Pasalnya banyak koleksi keris yang sudah ada merupakan milik pribadi yang dipinjam untuk melengkapi koleksi Museum Keris.

“Itu kalau dihibahkan tidak mungkin. Makanya kita mesti buat aturan main agar bisa secara temporer misalnya ada pameran koleksi khusus milik siapa,” terang Direktorat Jenderal (Dirjend) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid kepada wartawan, kemarin.

Pameran itu, kata Hilmar, bisa menjadi program Museum Keris ke depannya. “Misalnya itu temporer selama tiga bulan memamerkan koleksinya di sini. Jadi museum itu punya program dan koleksi yang dipamerkan bukan itu-itu saja,” ungkapnya.

Hanya saja kalau ada pemilik yang sukarela menghibahkan maka akan menjadi koleksi museum atau barang milik Negara (BMN).

“Nanti akan dicatat sebagai aset Museum Keris,” kata dia. Mengenai aturan untuk koleksi yang dipinjamkan, lanjut dia, cukup dari Pemkot atau pengelola Museum Keris tidak perlu pakai Peraturan Menteri (Permen).

Lebih lanjut Hilmar mengusulkan ada baiknya museum itu punya kurator independent. Itu nantinya, keberadaan kurator independen bisa membantu merumuskan program-program yang ada.

Saat ini Museum Keris masih dalam proses perbaikan, seperti interior di beberapa lokasi. Diharapkan tahun ini sudah bisa dibuka untuk publik.

“Memang masih ada beberapa kekurangan. Proses pengerjaannya pun butuh waktu, harus dilakukan satu tahun anggaran,” katanya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyatakan jika koleksi museum itidak hanya keris saja tapi juga senjata tradisional lain, seperti tombak ataupun pedagang.

“Koleksinya sudah ada, itu ada yang dipinjamkan dari kurator keris. Saat ini fokus penyelesaian dulu dan itu butuh waktu sampai dua bulan, rencana dibuka setelah Lebaran nanti,” tandasnya.

#Ari Welianto