JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Baru 100 Koperasi di Solo Kantongi Sertifikat Kompetensi

Baru 100 Koperasi di Solo Kantongi Sertifikat Kompetensi

41
BAGIKAN
ilustrasi

SOLO – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Dinkop UMKM) Kota Surakarta menyebutkan tingkat kesadaran pelaku koperasi di Solo dalam mengikuti program sertifikasi kompetensi untuk Sumber Daya Manusia (SDM) masih di bawah 50 persen.

Kepala Dinkop dan UMKM Kota Surakarta, Nur Haryani mengatakan masih minimnya kesadaran pelaku usaha lantaran biaya yang dipatok untuk mengikuti program sertifikasi dinilai masih terlalu tinggi, yakni Rp 5 juta per orang.

“Setiap satu tahun sekali Pemkot Surakarta memberikan fasilitas dengan kuota 25-30, namun fasilitas ini cukup terbatas hanya setahun sekali, dan pelaksanaanya itupun tidak full,” jelasnya , Sabtu (13/5/2017).

Saat ini, lanjut Nur, di Solo terdapat 270 koperasi. Sementara yang telah melakukan sertifikasi mencapai 100 koperasi.

Kendati kebijakan sertifikasi sudah cukup lama diberlakukan dan memiliki banyak manfaat, tapi pemkot belum berani mewajibkan kepada semua koperasi.

Hal itu karena memang melihat kondisi koperasi saat ini dianggap tidak sepenuhnya memiliki kemampuan yang sama dalam hal keuangan.

Saat ini, kata Nur, baru koperasi simpan pinjam yang diwajibkan. “Lainnya baru sekadar imbauan dan sosialisasi supaya dapat segera mengikuti program sertifikasi kompetensi,” tutupnya.

Garudea Prabawati