Baru Dua Bulan Sudah Rusak, Dewan Soroti Pengerjaan Jalan Senilai Rp 800...

Baru Dua Bulan Sudah Rusak, Dewan Soroti Pengerjaan Jalan Senilai Rp 800 Juta di Gemolong

1051
Joglosemar | Wardoyo
UKUR KERUSAKAN- Ketua Komisi I DPRD, Suroto saat memantau pengukuran
titik kerusakan hotmix dari proyek jalan di Lingkungan Ngembatpadas, Gemolong yang sudah rusak padahal belum lama dibangun.

SRAGEN – Komisi I DPRD mengendus indikasi penyimpangan dalam pengerjaan 4 ruas jalan di 4 kelurahan di Kecamatan Gemolong pada APBD Perubahan 2016.

Adanya ketidaksesuaian di beberapa aspek dinilai telah memicu kerusakan parah di sebagian ruas proyek jalan beranggaran total Rp 800 juta itu.

Temuan itu terungkap saat Ketua Komisi I, Suroto dan Sekretaris Joko Setiawan melakukan pengecekan ke lapangan usai mendapat banyak keluhan warga, Senin (22/5/2017).

Empat titik yang masing-masing dialokasikan Rp 200 juta itu berlokasi di Kelurahan Ngembatpadas, Kragilan, Kwangen dan Gemolong. Empat titik itu diketahui diborongkan ke rekanan atas rekomendasi camat.

Suroto mengungkapkan rata-rata ruas jalan yang dibangun cor maupun hotmix itu, ditemukan kurang dari volume yang seharusnya yakni panjang 200 meter dan ketebalan 3 sentimeter.

Baca Juga :  Lima Bus AKAP Sempat Ditolak Tim Penguji Kendaraan Dishub Sragen, Ini Sebabnya

Bahkan, kondisinya saat ini juga sudah dipenuhi retakan dan sebagian besar sudah hancur. Ironisnya lagi, empat proyek itu dikerjakan tanpa papan proyek padahal dananya dari APBD.

“Yang di Kragilan dan Kwangen sama-sama sudah rusak dan menurut kami volumenya nggak ada 200 meter. Lalu yang di Gemolong itu ketebalannya juga diragukan. Akhirnya baru beberapa bulan semuanya sudah pada mbledos. Kami prihatin karena anggaran Rp 800 juta susah payah kami perjuangkan di Komisi I untuk bantu masyarakat, malah pengerjaannya nggak sesuai,” paparnya didampingi Joko saat pengecekan kemarin.

Joglosemar | Wardoyo
TERBELAH- Ketua Komisi I DPRD, Suroto (kanan) didampingi Sekretaris Komisi, Joko Setiawan (kiri) saat mengecek kondisi ruas jalan cor beranggaran Rp 200 juta di jalur Kragilan, Gemolong yang sudah terbelah retak dan rusak parah padahal baru beberapa waktu dibangun.

Kepala Lingkungan Kelurahan Ngembatpadas, Sagi mengatakan untuk ruas jalan sepanjang 234 meter di Ngembatpadas diketahui dikerjakan oleh rekanan dari Sumberlawang.

Meski dibangun dengan hotmix akan tetapi baru dua bulan dikerjakan, sudah ada 6,5 meter yang kini rusak parah.

Baca Juga :  Nekat Mangkal di Bulan Puasa, 2 PSK Masaran dan 3 PR Kafe Letong Ditangkap

“Sebenarnya pas muncul rusak, sama Pak Lurah yang rusak sudah difoto, diukur dan dilaporkan ke kontraktor agar segera diperbaiki. Tapi nggak pernah ada tindak lanjutnya,” jelasnya.

Ketua RW 4 Ngembatpadas, Suwardi Marta menambahkan, warga sudah tak henti mendesak rekanan agar memperbaiki namun semuanya mental dan selalu dijawab nanti-nanti.

Ia pun berharap rekanan segera bertanggung jawab atas kerusakan itu jika tidak ingin warga mengambil tindakan lain.

“Bagaimana pokoknya jalan bisa baik lagi. Warga dulu juga sudah manut disuruh swadaya uruk grosok, padahal itu harusnya tanggung jawab rekanan, lha kok malah hasilnya seperti ini,” jelasnya.

Wardoyo

BAGIKAN