JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Begini Cerita Anak Mantan Dandim Klaten Saat Diserang Konvoi Pelajar Brutal

Begini Cerita Anak Mantan Dandim Klaten Saat Diserang Konvoi Pelajar Brutal

4647
BAGIKAN
JOGLOSEMAR | Dani Prima
KUNJUNGAN MENDIKBUD – Mendikbud Muhadjir Effendy saat melihat beberapa siswa SMA Negeri 1 Klaten yang menjadi korban kebrutalan gerombolan pelajar saat kunjungan ke sekolah tersebut, Kamis (4/5/2017).

KLATEN – Satu dari sederet korban penyerangan konvoi pelajar brutal di Klaten, Selasa (2/5/2017) lalu, ternyata merupakan anak mantan Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Thomas Heru Rinawan.

Pelajar SMAN 1 Klaten bernama Damadika Kevin itu diserang saat makan bersama rekan-rekannya di wedangan.

“Serangan itu tiba-tiba, saya bersama beberapa teman sedang jajan di warung hik saat itu,” kata Kevin, Kamis (4/5/2017) siang.

Kevin ingat betul saat 50 pelajar yang masih berseragam putih abu-abu menghampiri para pelajar lain yang berada di wedangan.

Saat itu para peserta konvoi brutal itu membawa berbagai senjata tajam untuk menyerang orang yang ditemuinya di jalanan.

Saat kejadian, belasan siswa SMAN 1 Klaten langsung berhampuran. Kevin sendiri berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah Makodim Klaten. Namun, saat itu dia jatuh lantaran dihantam helm hingga tersungkur.

“Saat itu saya berusaha menuju Makodim lalu tiba-tiba ada yang memukul pakai helm. Ponsel saya jatuh dan diambil oleh penyerang itu,” ungkapnya.

Selain Kevin yang menjadi korban, ada juga Candra, yang mengalami luka pada punggung akibat sabetan senjata tajam.

Mengetahui temannya terkena sabetan benda tajam, rekannya bernama Juan berusaha menolong. Namun nahas pelaku justru mengayunkan pedangnya hingga mengenai tangan Juan.

Siswa lainnya, Saiful juga terluka saat kepalanya terkena gir sepeda motor yang diayunkan gerombolan yang menyerang tiba-tiba itu.

Sedangkan Nauval harus dirawat karena terluka setelah dikeroyok. Gerombolan tersebut juga menyerang seorang siswi yang dipukul dibagian punggungnya.

Dari catatan SMA Negeri 1 Klaten, ada 12 siswa (sebelumnya diberitakan lima siswa) yang menjadi korban kebrutalan konvoi pelajar tersebut. Kamis (4/5/2017) ini, pihak SMAN1 Klaten sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Klaten.

Dani Prima