Begini Kondisi 2 Kanit Polres Sragen dan Sipir LP Saat Digerebek Pesta...

Begini Kondisi 2 Kanit Polres Sragen dan Sipir LP Saat Digerebek Pesta Sabu

1214
Dua Kanit Polsek di Polres Sragen saat menjalani pemeriksaan di Mapolres, Rabu (4/5/2017) malam. Foto/istimewa

SRAGEN– Dua anggota Polres Sragen yang menjabat sebagai Kanit dan satu orang PNS sipir di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Sragen dikabarkan dalam kondisi teler atau fly saat digerebek berpesta narkoba, Rabu (5/5). Ketiganya juga tampak sangat terpukul saat digelandang dan diperiksa di Mapolres Sragen.

“Kelihatannya memang sudah teler. Karena penggerebekannya pas beberapa saat saat mereka sudah pesta di lokasi,” ujar WID, salah satu saksi mata yang melihat dari jarak beberapa meter saat penggerebekan berlangsung.

Dua anggota Polres yang ditangkap itu masing-masing berinisial Aiptu SUJ (53), warga Kampung Mageru, Sragen Tengah yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Sambirejo dan Aiptu JOK alias Tindik (44), warga Aspol Sragen yang bertugas sebagai Kanit Intel di Polsek Tangen.

Baca Juga :  Memilukan, Tangisan Histeris Warga Tangen Saat Lihat Tubuh Bapaknya Hangus Terbakar di Lahan Tebu..

Keduanya digerebek saat berpesta sabu dengan AGP alias AG MC (54), PNS sipir LP Kelas II A Sragen asal warga Dukungan, Nglorog, Sragen dan PNS Sragen berinisial SMUL (45), yang disebut-sebut pernah menjabat sebagai lurah pasar di Sragen serta satu PNS lainnya yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Namun dua PNS terakhir ini berhasil kabur saat penggerebekan berlangsung.

Baca Juga :  Mengharukan, Jenasah Korban Tol Soker asal Sragen Sempat Terjatuh Saat Hendak Dimasukkan ke Liang Kubur

Kondisi drop juga terlihat dari ketiga aparat saat menjalani pemeriksaan di Polres Sragen. Bahkan, SUJ yang sebenarnya dikenal cukup kalem, dikabarkan lebih banyak diam dan menunduk lesu. Ia terlihat hanya mengenakan sandal jepit saja. Ketiganya juga langsung ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara hingga sehari pasca penggerebekan, Jumat (5/5/2017),pihak Polres masih belum bersedia memberikan keterangan perihal penanganan kasus tersebut. Kapolres AKBP Cahyo Widiarso belum bersedia menyampaikan keterangan sedangkan Kasat Narkoba, AKP Joko Satriyo Utomo mengaku masih melanjutkan pengejaran terhadap dua PNS yang kabur. Wardoyo

BAGIKAN