Berharap Meraih Predikat Kota Layak Anak

Berharap Meraih Predikat Kota Layak Anak

31
Dok

         Pemkot Surakarta masih harus berjuang lagi untuk berhasil memperoleh status Kota Layak Anak (KLA). Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Surakarta, Widdi Srihanto mengatakan, masih ada beberapa faktor yang menjadi ganjalan bagi Pemkot Solo, yakni masih adanya iklan rokok yang terpampang di berbagai jalan dan masih adanya beberapa tempat pelayanan publik yang belum bebas dari asap rokok.

       Sebagai salah satu cara untuk memenuhi kriteria KLA tersebut, Walikota  telah mengeluarkan kebijakan bahwa lingkungan Pemkot Surakarta harus bebas rokok mulai 1 Juni 2017.  Maka dia meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung kebijakan tersebut, karena seluruh aparatur pemerintahan harus menjalankan kebijakan tersebut.

Sementara terkait dengan iklan rokok, menurut Widdi, meliputi seluruh iklan rokok di media, termasuk media massa lokal, baik cetak maupun elektronik. Di samping itu, penanganan anak jalanan juga masih menjadi hambatan bagi Pemkot Solo untuk meraih predikat KLA tersebut. Minimal tiga hal tersebut  yang perlu diselesaikan, untuk melewati tahap utama, sebelum akhirnya predikat KLA tersebut dapat diraih. Pasalnya, Kota Solo sudah melewati tahapan sebelumnya, yakni pratama, madya dan nindya.

1
2
BAGIKAN