JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Berkarakter Barat, Manekin di Museum Keris Akan Diganti

Berkarakter Barat, Manekin di Museum Keris Akan Diganti

57
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
SIDAK MUSEUM KERIS—Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo melakukan sidak di Museum Keris, Solo, Kamis (4/5/2017). Walikota mengusulkan maneken berwajah orang barat di museum keris diganti dengan karakter wajah orang Jawa

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan mengganti patung manusia (manekin) yang ada di Museum Keris. Pasalnya manekin yang ada sekarang tidak mencerminkan karakter budaya Indonesia.

“Manekin saya minta untuk diganti. Kita sudah pesankan manekin dengan karakter bangsa Indonesia ke pematung di Yogyakarta,” terang Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan saat mendampingi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengunjungi Museum Keris, Kamis (4/5/2017).

Walikota mengatakan nantinya manekin yang ada akan dipakaikan beskap, jarit lengkap dengan blangkon di kepalanya. Keberadaan manakin yang sudah ada saat terlihat berkarakter barat sehingga kurang cocok dengan karakter museum. Jumlah manekin yang akan diganti berjumlah 12 buah. “Penggantian manekin itu merupakan sumbangan dari pemerhati museum. Jadi bukan dari pemerintah anggarannya,” ungkapnya.

Rudy mengatakan Musuem Keris tidak hanya mengoleksi keris saja tapi juga senjata tradisional lain, seperti tombak ataupun pedagang. Saat ini Museum Keris terus dilakukan pembenahan sebelum dibuka untuk masyarakat. Untuk pengerjaan telah memasuki finishing, seperti membungkus kayu tiang atau tembo yang ada. “Pekerjaannya yang kecil-kecil itu malah butuh waktu lama. Tiangnya nanti juga akan dilapisi kayu biar Jawa-nya kelihatan. Jadi yang ada ini terlalu modern. Untuk peresmiannya itu kalau sudah benar-benar selesai atau setelah Lebaran,” kata dia.