JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Bermodal Motivasi, Sragen United Coba Bangkit di Rembang

Bermodal Motivasi, Sragen United Coba Bangkit di Rembang

187
BAGIKAN
Penyerang Sragen United, Ferdian Okka berusaha melewati hadangan bek PSIS Semarang, Safrudin Tahar dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (4/5/2017) sore. Dalam laga tersebut, PSIS menang dengan skor 2-1. Foto : Dok Sragen United

SOLO—Memiliki catatan yang tidak cukup baik di tiga laga sebelumnya, tak lantas membuat Sragen United terpuruk.

Kembali melakoni laga tandang, melawan PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang, pada Minggu (21/5/2017) sore ini, skuad asuhan Jaya Hartono ini mencoba untuk bangkit.

Hingga pekan keempat Liga 2 grup 4, Sragen United baru sekali menang, yakni saat tandang ke markas Persipon Pontianak.

Pada tiga pertandingan selanjutnya, Laskar Gajah Purba meraih hasil yang kurang memuaskan, yakni dengan takluk dari Persis Solo, dan PSIS Semarang, serta ditahan imbang Persiba Bantul.

Meski menghadapi lawan yang cukup berat, namun laga melawan PSIR diharapkan bisa jadi titik balik kebangkitan Lucky Wahyu dan kawan-kawan.

Hal ini pun diakui oleh pelatih Sragen United Jaya Hartono, yang menyebut salah satu modal yang bisa ia berikan adalah motivasi kepada Wismoyo dan kawan-kawan.

“Saya akui, ini pertandingan berat. Apalagi selama ini di kandang, PSIR sulit dikalahkan. Namun, kita akan tetap berusaha memberikan perlawanan kepada tim tuan rumah,” ungkapnya kepada Joglosemar, Sabtu (20/5/2017).

Saat ini, Sragen United masih tertahan di peringkat lima klasemen sementara grup 4 Liga 2.

Sebaliknya, tim PSIR Rembang menempati peringkat tiga dengan poin enam dari sekali menang dan tiga kali seri. PSIR juga termasuk salah satu tim yang belum menelan kekalahan.

Langkah Sragen United semakin berat dengan adanya salah seorang pemain andalannya, yakni Andrid Wibawa yang harus absen.

Mengingat, mantan pemain Persis Solo itu masih dalam pemulihan cedera. Padahal, sosok Andrid memiliki peran vital di lini depan Sragen United.

“Apapun kondisinya, saya sudah siapkan pemain pengganti. Selama ini kekurangan kami memang di lini depan. Yang jelas saya terus berusaha memberikan kepercayaan diri kepada pemain untuk tampil maksimal,” terang mantan juru racik Persib Bandung ini.

Raditya Erwiyanto