JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Car Free Day Menghidupkan Ekonomi Rakyat

    Car Free Day Menghidupkan Ekonomi Rakyat

    24
    Dok Joglosemar

    Tujuh tahun sudah Car Free Day (CFD) berlangsung di Kota Solo, khususnya yang di Jalan Slamet Riyadi. Kata “khususnya” dipakai, lantaran kini CFD Slamet Riyadi bukan lagi satu-satunya car free day yang ada dan eksis di Kota Solo.

    Aktivitas membebaskan jalan dari rutinitas lalu lintas kendaraan demi memberikan ruang publik yang lebih luas itu, nyaris tak pernah sepi dari pengunjung.  Bahkan CFD di Jalan Slamet Riyadi Solo tersebut telah menjadi semacam “model” yang diterapkan di daerah lain di wilalayah Surakarta ini.

    Tengok saja Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali, Klaten dan Sragen, di sana tiap hari Minggu juga menggelar acara CFD. Rata-rata di daerah-daerah tersebut, aktivitas CFD mengambil lokasi paling strategis, yakni di pusat kota. Di Sukoharjo misalnya, CFD berlangsung di sisi barat tugu Adipura, di kawasan Alun-alun samping kantor DPRD. Begitu pula dengan daerah lainnya.

    Di Solo sendiri, CFD di Jalan Slamet Riyadi sudah berkembang lebih luas lagi. Kini ada juga CFD Jalan Ir Juanda. Tujuh tahun sudah CFD berlangsung dan tetap eksis serta menjadi salah satu penanda Kota Solo. Tujuh tahun bukan waktu yang sebentar, namun mengapa CFD masih tetap diminati?

                    Salah satu yang bisa disebut, bahwa CFD masih dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat. Di tengah kehidupan yang demikian berat ini, orang membutuhkan hiburan murah yang dapat mengendurkan urat syaraf. Dan sejauh ini, CFD dipandang sebagai wahana yang memadai. Orang bisa berjalan dengan bebasnya dari ujung ke ujung dan mendapatkan banyak sekali pemandangan menarik. Orang juga punya banyak pilihan untuk memuaskan selera kulinernya di CFD.

              Di sisi yang lain, CFD juga menjadi media yang efektif untuk eksistensi diri. Dalam kaca mata bisnis, CFD menjadi sarana yang tepat untuk melakukan branding dan unjuk kreativitas. Apapun, mulai dari branding untuk kepentingan bisnis hingga komunitas. CFD juga menjadi wahana yang tepat bagi pihak-pihak tertentu untuk melakukan edukasi dalam hal apapun, pendidikan, kesehatan, seni, tradisi, budaya dan lain-lain. Kecuali branding untuk kepentingan politik tentu saja.

    1
    2
    BAGIKAN