JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jalan Ciu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jalan Ciu

233
Tim Densus 88 bersama anggota Polres Sukoharjo menggeledah tempat tinggal dari terduga teroris, Wahyudi, Senin (29/5). Foto : dynda Wahyu WArdani

SUKOHARJO – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap terduga teroris bernama Wahyudi (30) di Jalan Ciu, Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Senin (29/5/2017) pagi. Dia diduga masuk jaringan teroris Nur Sholikhin (NS).

Lokasi penangkapan merupakan rumah mertuanya. Sehari sebelum ditangkap, dia datang bersama sang istri, Siti.

Sementara kediaman aslinya berlokasi di Jalan Sidomukti 33, Cemani, Sukoharjo. Keluarga mengetahui Wahyudi ditangkap setelah mendapat laporan dari Bayan Dukuh Sono, Suratno.

“Saya baru tahu tadi pagi (kemarin) pas Pak Bayan kesini ngasih tahu kalau Wahyudi ditangkap,”ucap kakak ipar terduga teroris, Sarmadi saat ditemui di rumahnya, Senin siang.

Sarmadi mengatakan, sebelum resmi menjalin rumah tangga, awalnya keluarga sempat menentang keinginan Siti untuk menikah dengan Wahyudi.

Hal itu karena keluarga ingin Siti lulus kuliah terlebih dahulu. Namun, larangan itu tak membuat keduanya berhenti.

“Awalnya biasa saja. Tapi setelah nikah semua berubah. Baik Wahyudi maupun Siti ingin segera pindah dan kelakuannya pun aneh,” ulasnya.

Kecurigaan pun semakin menjadi-jadi ketika kedua pasangan suami istri tersebut tidak mau ikut mencoblos saat pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Kemudian keluarga memberikan pilihan, bila tidak mau ikut dalam agenda pemerintahan, maka keduanya pun harus pergi dari rumah.

“Diberi pilihan untuk pergi, malah mereka pergi. Jadi sudah dua tahun ini mereka meninggalkan rumah karena masalah tidak mau nyoblos tadi. Wahyudi juga pernah berbicara tentang thogut. Kami pun jarang berbincang-bincang,”imbuhnya.

Setelah dilakukan penangkapan, petugas langsung menggeledah tempat tinggal terduga teroris di Cemani. Dari pantauan Joglosemar, ada dua box barang bukti yang diamankan.

Namun begitu, belum ada keterangan resmi dari Densus 88 maupun Polres Sukoharjo mengenai penggeledahan tersebut.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN